0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahli Waris Desak PN Eksekusi Paksa Lahan Sriwedari

dok.timlo.net/achmad khalik
Kuasa hukum ahli waris Sriwedari, Anwar Rahman (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Ahli waris Wiryodiningrat menilai negosiasi kasus lahan Sriwedari dengan pihak Pemkot Solo berlarut-larut. Ahli waris berpedapat, Pemkot hanya mengulur waktu supaya pihaknyaa tidak mendesak Pengadilan Negeri (PN) Solo untuk segera melaksanakan proses eksekusi lahan seluas hampir 10 hektare tersebut.

“Pekan ini, kami akan mendesak pihak PN untuk lakukan eksekusi paksa,” kata Kuasa Hukum Ahli Waris, Anwar Rachman saat ditemui wartawan usai negosiasi dengan Pemkot Solo, di PN Solo, Selasa (10/11) siang.

Anwar mengatakan, putusan terkait hak lahan Sriwedari telah dimenangkan oleh ahli waris. Disamping itu, putusan tersebut sudah ditetapkan inkrah oleh Mahkamah Agung (MA). Pengadilan juga sudah melakukan proses melalui Aanmaning sebelum dilaksanakan eksekusi. Anwar menekankan proses eksekusi bisa dilakukan setelah aanmaning hingga 8 hari.

“Eksekusi paksa dari pihak pengadilan kan akan mendapat kawalan dari kepolisian. Ini perintah negara, tak bisa disepelekan,” tegas Anwar.

Sebenarnya, lanjut anwar, pihak ahli waris telah berlapang dada untuk membuka proses negosiasi setelah aanmaning. Namun, proses tersebut dirasa tidak membuhkkan hasil. Jika eksekusi benar dilakukan, pihknya tidak keberatan jika turut membntu untuk angkutan dn tenaga. Sehingga, proses tersebut dapat berjalan lncar, tertib dan lancar.

“Kalau seperti ini hanya mengulur waktu, padahal pemkot sudah bersengketa sampai 45 tahun. Tapi mereka sama sekali tidak membawa bahan untuk ditawarkan dalam proses mediasi,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge