0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketahuan Berburu Rusa Terancam 5 Tahun Penjara

Alas Kethu Wonogiri, tempat hidup sejumlah rusa dan satwa langka (dok.timlo.net/red)

Wonogiri — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah mengimbau kepada warga agar tidak menangkap dan memperjualbelikan satwa langka yang dilindungi oleh pemerintah. Imbauan ini menyusul maraknya perburuan liar kidang atau rusa yang terjadi di Wonogiri.

“Jelas-jelas rusa itu hewan yang dilindungi,” ungkap Kepala BKSDA Jawa Tengah Johan Setiawan saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (10/11).

Satwa yang dilindungi tersebut, diakuibanyak berada di Wonogiri. Wilayah penyebarannya hampir merata di Pulau Jawa. Kurangnya pemahaman warga terkait larangan perburuan satwa langka, iming-iming harga tinggi dari hasil tangkapan juga menjadi penyebab utama aktivitas perburuan satwa langka di kawasan hutan  masih sering terjadi.

“Sesuai UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, pelaku perburuan liar dijerat dengan hukuman yakni penjara maksimal lima tahun,” katanya.

Namun UU tersebut  belum menimbulkan efek jera bagi oknum pemburu hewan langka. Johan mengatakan, pihaknya belum lama ini juga telah menyita beberapa satwa langka yang dilindungi dari tangan seorang warga Jepara Jawa Tengah.

“Kami telah menyita seekor burung kasuari, elang bido, burung rangkong papan, merak dan tiga ekor buaya. Dan saat ini kami titipkan di LK Waduk Gajah Mungkur Wonogiri,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge