0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anung akan Angkat Relawan dengan Gaji UMR, Rudy: Uangnya dari Mana?

Debat calon walikota-calon wakil walikota Solo (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Calon walikota nomor urut 2, FX Hadi Rudyatmo mengkritisi program calon walikota nomor urut 1, Anung Indro Susanto yang hendak mengangkat relawan dengan gaji UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota). Hal itu dilontarkan Rudy dalam sesi 4 debat terbuka pemilihan calon walikota dan calon wakil walikota, Senin (9/11) di Hote Novotel. Sesi 4 merupakan sesi dimana calon diberi kesempatan saling melempar pertanyaan.

“Tadi Pak Anung menyampaikan akan mengangkat relawan dengan gaji UMR. Dari mana anggarannya? Karena gaji penarik sampah saja belum UMR? Uangnya dari mana dan akan menggunakan regulasi apa,” tanya Rudy.

Di sesi pertama, Anung menyatakan bakal melakukan rekrutmen relawan di bidang kesehatan dan pendidikan untuk mengatasi persoalan keterbatasan SDM di pemerintahan. Relawan itu akan digaji UMR.

Menjawab pertanyaan Rudy, Anung menyatakan tidak sulit untuk mengalokasikan anggaran untuk membayar relawan di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Saya kan kepala keuangan 10 tahun. Saya tahu persis apa yang ada di kantong Pemerintah Kota. Saat gulirkan Linmas tidak punya apa-apa, sekarang punya apa-apa. Kader masyarakat tidak punya apa-apa, sekarang punya apa-apa. Setiap tahun Silpa Rp 150 miliar,” ujar dia.

Anung mengungkapkan, tidak usah menganggarkan gaji relawan. Hal itu tinggal kemauan. Regulasi yang dipakai sama dengan regulasi untuk membayar penarik sampah dan Linmas.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge