0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

11 Pasar Tradisional di Karangaanyar Rusak

Pasar Jungke
Pasar Jungke Karanganyar ()

Karanganyar — Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Karanganyar didesak lebih aktif mengakses dana dari pusat untuk perbaikan pasar tradisional. Pasalnya, 11 pasar tradisional dalam kondisi rusak parah. Hingga kini belum ada kejelasan berapa pasar yang akan diperbaiki.

”Karanganyar termasuk kurang aktif mengakses dana ke pemerintah pusat. Ini sangat disayangkan. Padahal kondisi 11 pasar tradisional sangat memprihatinkan,” jelas Wakil Ketua Komisi B DPRD Karanganyar Darwanto, Selasa (10/11)

Dia mengungkapkan, anggaran untuk perbaikan pasar tidak cukup jika menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Karanganyar. Untuk itu, perlu sokongan bantuan dana dari pemerintah pusat. Sayangnya, Pemerintah Kabupaten Karanganyar tidak aktif melobi ke pusat. Dia membandingkan dengan Pemerintah Kota Solo yang aktif melobi-lobi untuk mendapatkan bantuan dana pusat. Hasilnya, perbaikan pasar tradisional terus digenjot setiap tahunnya.

”Untuk merehab satu pasar saja anggarannya cukup besar. Pemkab harus pro aktif mengajukan bantuan dana pusat. Karena pusat sendiri sudah menyiapkan anggaran untuk daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Karanganyar Larmanto mengungkapkan, pihaknya pro aktif mengakses dana bantuan dari pusat. Tahun depan ada lima pasar yang akan diperbaiki. Yakni Pasar Jungke Karanganyar, Pasar Nglano Tasikmadu, Pasar Palur Jaten, Pasar Jatipuro, dan Pasar Kwadungan Kerjo.

”Namun kita belum mendapat kepastian berapa dana bantuan pusat yang akan diterima. Sedangkan anggaran APBD hanya cukup untuk pemeliharaan,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge