0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus Pembakaran Mertua, Korban Dihadirkan Dipersidangan

timlo.net/achmad khalik

Sidang kasus pembakaran mertua

Solo — Kasus pembakaran yang dilakukan oleh Katijo (53) di kawasan Kampung Jetis RT 02/ RW 03 Kadipiro, Banjarsari, Solo, Jumat (31/7) lalu, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Senin (9/11). Agenda sidang telah masuk pada pemeriksan saksi.

“Dalam sidang ini dihadirkan tiga saksi. Dua diantaranya merupakan korban selamat saat peristiwa kebakaran tersebut terjadi,” terang Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sutarno saat dihubungi Timlo.net.

Saksi yang dihadirkan, kata Sutarno, yakni keponakan terdakwa, Dwi Cahyono (19), adik ipar terdakwa, Winarso (50), dan adik terdakwa, Lukitowati (42). Dalam persidangan tersebut mereka menuturkan, bahwa terdakwa (Katijo) kerapkali berbuat ulah. Saat berada di dalam rumah terdakwa kerapkali berbuat nyleneh.

Salah satu perbuatan nyleneh terdakwa adalah sering telanjang di dalam rumah. Tak hanya itu, terdakwa juga kadang menaruh hewan liar semacam ular di dalam rumahnya. Hal itu dilakukan, supaya penghuni rumah merasa risi dan pergi meninggalkan rumah tersebut.

Selain itu, Katijo juga dikenal gemar menghambur-hamburkan uang untuk berjudi. Parahnya, uang yang digunakan berjudi merupakan hasil pinjaman dari orang lain. Hingga jumlahnya menumpuk dan mencapai ratusan juta rupiah.

Sehingga, Katijo berencana untuk menjual rumah milik mertuanya tersebut guna melunasi hutang-hutangnya. Namun, pihak keluarga melakukan penolakan dan berujung pada peristiwa tragis yang mengakibatkan tewasnya Suwarmi (85) yang tak lain adalah mertua dari terdakwa.

“Sebelum peristiwa tragis itu terjadi, anggota keluarga memang telah merasakan tingkah nyleneh terdakwa. Puncaknya, saat terjadi peristiwa pembakaran rumah yang menewaskan nyawa mertua dan hampir membunuh dua anggota keluarga terdakwa lainnya,” jelas Sutarno.

Peristiwa tersebut dilakukan, saat seluruh kelurga sedang dalam kondisi tidur pada Jumat (31/7) sekitar pukul 03.00 dini hari. Terdakwa, tiba-tiba menyiram bensin ke arah korban dan menyalakan api dengan menggunakan obor. Akibatnya, sang mertua tewas dan dua korban lainnya Lukitowati dan Dwi Cahyono berhasil diselamatkan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge