0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UMK 2016 Molor, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersabar

timlo.net/nanin

Buruh Pabrik

Boyolali — Molornya penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2016, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Boyolali meminta agar kalangan buruh dan pengusaha bersabar. Penetapan UMK semula dijadwalkan pada 1 November 2015 sudah diputuskan Gubernur Jateng, namun hingga saat ini belum turun.

“Kemungkinan 24 November sudah keluar, saat ini masih di gubernur,” kata Kepala Dinsosnakertrans Boyolali, Purwanto, Senin (09/11).

Dijelaskan, molornya putusan besaran UMK, disebabkan keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomer 78 tahun 2015 tentang pengupahan. Dimana dengan keluarnya PP tersebut, Dewan Pengupan Propinsi masih mempertimbangkan UMK yang diusulkan Kabupaten/Kota di Jateng termasuk Boyolali.

“Begitu UMK diputuskan Gubernur, kita akan segera melakukan sosialisasi ke perusahaan,” tambahnya.

Usulan UMK di Kabupaten Boyolali sendiri sebesar Rp 1.403.500. Angka tersebut merupakan hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL) oleh Dewan Pengupahan Boyolali pada bulan Januari, Februari, Mei, Juni, Agustus dan September.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge