0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DPRD Kecewa Pembangunan Plaza Manahan

dok.timlo.net/daryono
Sidak Komisi II di pembangunan Plaza Manahan (dok.timlo.net/daryono)

Solo – Jajaran Komisi II meyayangkan pengerjaan pembangunan Plaza Manahan yang dianggap tidak sesuai perencanaan. Ketidaksesuaian itu terjadi pada peninggian jalur lambat depan plaza setinggi 30 cm yang dianggap terlalu tinggi dibanding ketinggian Jalan Adi Sucipto.

“Sudah diingatkan DPU (Dinas Pekerjaan Umum) agar ketinggian jalur lambat depan plaza sesuai dengan ketinggian jalan. Tidak setinggi ini. Mestinya menyesuaikan ketinggian jalan. Ya naik sedikitlah,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Solo, Supriyanto saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di lokasi pembangunan Plaza Manahan, Senin (9/11).

Pengamatan di lapangan, jalur lambat depan plaza di desain naik sekitar 30 cm.  Peningkatan jalan itu untuk mengakomodir pembuatan gorong-gorong drainase sebagai saluran pembuangan air. Hal ini terlihat dari beberapa titik yang sudah dibuatkan kontrol pembuangan dengan ketinggian 30 cm.

Supriyanto menerangkan, adanya peninggian jalan itu membuat anggaran pembuatan Plaza menjadi membengkak. Dari seharusnya hanya Rp 1,8 miliar, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) meminta tambahan penyelesaian tahap II di APBD 2016 sebesar Rp 5 miliar. Ajuan tambahan untuk pengadaan patung Ir Soekarno senilai Rp 2,6 miliar dan peninggian jalan itu sudah disepakati Badan Anggaran (Banggar).

“Konsep dan perencanaanya berubah-ubah. Seharusnya tidak membuat lubang gorong-gorong setinggi itu. Akan kami undang DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan) dan TAPD untuk mempertanggungjawabkan ini,” ujarnya.

Selain kecewa dengan peningkatan jalan lambat, Supriyanto juga menyayangkan tidak adanya desain taman di Plaza. Dari sisi estetika, pembangunan Plaza juga dianggapnya telalu tinggi dan lebar sehingga justru menutupi pemandangan pintu masuk Stadion Manahan.

Ketua Komisi II DPRD Solo YF Sukasno mengatakan hal serupa. Seharusnya jalur lambat depan plaza tidak ditinggikan. Jalur lambat itu semestinya ketinggiannya tetap sama dengan ketinggian jalur lambat di sisi barat dan timur plaza.

Kepala Seksi (Kasi) Taman DKP Solo, Suranto mengungkapkan pembangunan Plaza Manahan dilakukan dua tahap. Tahap pertama berupa plaza, kolam air mancur dan landasan patung dijadwalkan selesai 26 November mendatang. Sedangkan pembangunan tahap II berupa pemasangan patung Ir Soekarno dan peninggian jalan serta finishing plaza dilakukan tahun depan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge