0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dinilai Meresahkan Masyarakat, Kampanye Liar Dirazia

timlo.net/heru murdhani

Petugas Polresta Solo merazia peserta kampanye liar

Solo — Polresta Solo mengambil tindakan tegas terhadap peserta kampanye liar yang menggunakan knalpot blong di Kota Bengawan. Hal ini disebabkan peserta kampanye liar ini dianggap meresahkan masyarakat.

Pantauan TimloNet, operasi tersebut dilakukan di sejumlah titik, pada Minggu (8/11). Di kawasan depan kelurahan Mojosongo, aparat berhasil mengamankan lima unit sepeda motor, beserta pengendaranya.

“Gimana ya, mau disebut kampanye ya bukan, orang mereka ini tidak mendukung salah satu calon, hanya saja mereka suka naik sepeda motor dengan kenalpot blong, dan tidak menggunakan helm,” ungkap Kapolsek Jebres, Kompol Edison Panjaitan, saat ditemui usai operasi.

Dia mengatakan, operasi ini akan terus dilakukan, sepanjang masa kampanye pilkada berlangsung. Pengendara akan dikenakan sanksi berupa tilang. Namun jika tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan, akan dilakukan penyitaan.

“Nanti kalau sudah bawa surat-surat boleh diambil. Tetapi juga harus dilengkapi dulu kondisi motornya, seperti spion, dan knalpot harus diganti, baru motor boleh dibawa pulang,” tandasnya.

Sementara, Lurah Mojosongo, Agus Triyono mengatakan, dirinya menyambut baik tindakan tegas dari aparat. Dirinya mengaku banyak mendapat laporan masyarakat yang terganggu dengan aksi liar ini.

“Saya setuju, biar mereka jera. Masyarakat jadi tidak terganggu,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge