0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Alasan Pelaku Menyerang Desa Gentan

timlo.net/putra kurniawan

Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai

Sukoharjo — Polisi mengambil langkah cepat dalam mengungkap kasus penyerangan Desa Gentan, Kecamatan Bendosari oleh sekelompok orang dari salah satu perguruan silat. Kepada petugas pelaku mengaku melakukan aksi balas dendam atas insiden pada acara hiburan organ tunggal sebelumnya.

“Dari pengakuan dua pelaku yang berhasil kita tangkap, ini dilatar belakangi permasalahan pribadi pada saat acara hiburan organ tunggal, tapi mereka mengait-ngaitkan dengan perguruan,” kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai, Minggu (8/11).

Polisi menegaskan tetap komitmen apapun tindakan anarkis yang dilakukan mereka tanpa memandang siapa akan ditegakkan hukum. Sehingga tidak ada celah bagi pelaku untuk melakukan perbuatan melanggar hukum dengan seenaknya.

Hari Senin besok, Polisi akan meminta klarifikasi kepada para pelaku yang sudah diminta untuk menyerahkan diri ke Polres Sukoharjo secepatnya. Dan hasilnya akan digunakan sebagai dasar untuk mengambil langkah hukum berikutnya.

“Akan kita lakukan pemeriksaan di situ nantinya, selama ada tindakan anarkis disitu juga akan kita tegakkan hukum. Kita tidak akan memberikan toleransi lagi karena sudah sangat meresahkan masyarakat,” tandasnya.

Dan jika dirasa perlu, karena upaya hukum tidak membuat mereka jera, pihak kepolisian mengancam akan merekomendasikan pembekuan ormas ini. Karena dengan aksi anarkis menyerang sebuah perkampungan ini sangat meresahkan dan mengganggu masyarakat.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge