0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Air Sumur Warga Kuwiran Tercemar Limbah

Sawah tercemar limbah pabrik tekstil (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Limbah pabrik tekstile yang dibuang ke areal persawahan, ternyata juga berimbas ke sumur milik warga sekitar. Setidaknya ada 11 KK yang sumurnya berbau dan berwarna keruh, sehingga warga enggan menggunakan untuk keperluan sehari-hari.

“Airnya keruh dan berbau, airnya juga licin, tidak ada yang menggunakan untuk masak dan mandi,” ujar Sekdes Kuwiran, Edi Purnomo, Minggu (8/11).

Untuk saat ini, warga yang airnya tercemar memilih menggunakan air PDAM untuk keperluan mandi dan masak. Sebelumnya, puluhan hektar sawah airnya diduga tercemar limbah pabrik tekstile. Air yang mengairi areal persawahan berwarna kekuning-kuningan. Selain itu, tanaman padi juga mengalami keterlambatan pertumbuhan.

Disisi lain, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Boyolali, Cipto Budoyo, mengaku sejauh ini belum mendapat pengaduan dari masyarakat terkait pencemaran limbah tekstile tersebut. Pihaknya berharap masyarakat segera mengajukan pengaduan sehingga pihaknya bisa segera melakukan tindak lanjut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge