0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2 Pelaku Perampok Rp 1,7 M Ditangkap, 3 Buron

merdeka.com

Ilustrasi Perampokan

Timlo.net — Penyidik Polda Metro Jaya membekuk dua pelaku perampokan uang Rp 1,75 Miliar yang terjadi di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Sementara, tiga pelaku lainnya, yakni Jonatan, Andi dan Lurah masih diburu.

“Ronal (43) ditangkap di rumah mertuanya daerah Garut sedangkan Umar (49) ditangkap di daerah Kuningan, Jawa Barat,” ujar Direktur Reserse Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Minggu (8/11).

Krishna mengungkapkan peristiwa berawal ketika para pelaku menawarkan investasi di bidang properti sebesar Rp 60 Miliar dimana nantinya korban akan mendapatkan keuntungan 100 persen.

Namun, bukan tanpa syarat, korban diminta untuk membayar Rp 1,7 Miliar terlebih dahulu. Gayung pun bersambut, korban tertarik akan iming-iming yang ditawarkan para pelaku.

Akhirnya, pelaku dan korban bertemu di daerah Pondok Indah pada 5 November 2015 lalu dan menuju sebuah bank swasta guna mencairkan komisi untuk pelaku.

“Ketika korban menyerahkan uang di tol, korban dibuang, beruntung enggak ditembak dan uang dibawa lari 5 November 2015 pada siang hari. Namun tidak sampai 1×24 jam pelaku berhasil diringkus,” jelasnya.

Kemudian, pelaku membawa kabur uang milik korban dan membagi-bagikan berdasarkan peran masing-masing. Dimana Umar mendapat Rp 400 juta ditambah Rp 100 juta karena dia yang mengeluarkan modal pencurian, Ronal mendapatkan Rp 400 juta karena dialah otak pencurian, Jonatan 200 juta, Andi Rp 150 juta, dan Lurah alias Sonny Rp 300 juta.

Pelaku dijerat pasal 365 KUHP dengan tuduhan pencurian dengan kekerasan dan Undang-Undang darurat nomor 12 tahun 1951 soal penyalah gunaan senjata api.

Sebelumnya, perampokan senilai Rp 1,75 Miliar terjadi di Jalan Tol TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (5/11). Korban diketahui bernama Praditio Hutama, sempat ditendang dari dalam mobil jenis minibus.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal membenarkan kejadian pencurian dengan kekerasan itu.

“Korban dipukul dan dikeluarkan dari dalam mobil oleh pelaku di Jalan TB Simatupang, Kamis (5/11) sekitar pukul 15.00 WIB,” kata Iqbal di Polda Metro Jaya, Jumat (6/11).

Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan dengan nomor laporan, LP Nomor 1882/K/XI/2015/PMJ/Restro Jaksel.

Kejadian berawal ketika Pradito bertemu Winata cs di depan Rumah Sakit Siloam, Jakarta Selatan, guna membahas investasi sebesar Rp 60 miliar. Namun, sebelum dicairkan, korban harus menyerahkan uang sebesar 3 persen atau sekitar Rp 1,75 Miliar dari investasi.

Pada pertemuan itu, uang sebesar Rp 1,75 Miliar tersebut langsung dimasukan ke dalam mobil. Usai transaksi, Winata cs mengajak Praditio ke kantornya. Namun di tengah jalan, korban justru dipukul dan ditendang dari dalam mobil salah satu pelaku.

[rhm]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge