0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tahu Gimbal Khas Semarang, Rasa Nendang dan Membuat Lidah Bergoyang

timlo.net/achmad khalik

Miyarno saat meracik Tahu Gimbal pesanan pembeli

Solo — Bagi sebagian masyarakat di Kota Solo, kuliner bernama ’Tahu Gimbal’ mungkin masih terdengar asing. Bagaimana tidak, makanan khas berasal dari Kota Semarang ini ternyata telah ada atau dijual di Kota Bengawan. Selain mengutamakan cita rasa makanan yang telah banyak digandrungi oleh masyarakat ternyata nama makanan tersebut juga mengundang rasa penasaran khalayak ramai.

Saat Timlo.net berbincang dengan salah seorang pedagang Tahu Gimbal yang berada di seputar Stadion Manahan Solo atau tepatnya timur Mapolresta Solo. Ternyata nama Gimbal ini sendiri terletak pada udang yang dibalut dalam adonan tepung. Setelah digoreng, maka wujud udang tersebut terlihat seperti ’gimbal’. Selain itu, saat penyajian juga dilengkapi dengan tahu goreng. Sehingga, namanya menjadi ’Tahu Gimbal’.

“Bentuknya memang seperti ketoprak. Tapi, rasanya sangat berbeda,” terang penjual Tahu Gimbal di kawasan Stadion Manahan, Solo, Miyarno (38).

Dalam penyajiannya, pria yang telah bertahun-tahun berprofesi sebagai penjual Tahu Gimbal ini mengaku, Tahu Gimbal terdiri dari lontong, tahu, gimbal udang, telur, kobis dan toge. Seluruh bahan tersebut dicampur jadi satu dan diguyur dengan sambal kacang yang kental. Sebagai pelengkap, biasanya ditambahkan kecap atau taburan bawang merah. Saat dimakan, sensasi keunikan rasanya ’nendang’ dan menggoyang lidah bagi para penikmatnya.

“Yang menjadi khas adalah guyuran sambal kacang di atas bahan-bahan tersebut. Jadi, lebih tajam rasa sambal kacangnya sehingga lebih nikmat,” terang Miyarno.

Selain rasanya yang enak, terkadang masyarakat juga merasa penasaran dengan nama Tahu Gimbal yang disematkan. Meski begitu, setelah mencobanya mereka mengaku ketagihan. Seperti yang dirasakan oleh salah seorang penikmat Tahu Gimbal, Bekti (21). Ia mengaku, penasaran dengan nama tersebut. Setelah mencoba, memang rasanya khas dan menggugah selera. Disamping itu, harga yang ditawarkan seporsi juga sangat terjangkau, yakni Rp. 10.000.

“Awalnya penasaran, lalu mampir bareng temen. Dan benar saja, ternyata rasanya enak dan khas dengan dominasi rasa kuah kacang yang kental,” kata Bekti.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge