0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Adu Penalti, Persipur Menang

Striker Zettle Meyer, Mamadou mendapat penjagaan dari pemain Persipur Purwodadi. (foto: Aryo)

Karanganyar – Persipur Purwodadi melaju ke babak delapan besar turnamen Plumbon Cup 2015. Persipur mengalahkan Zettle Meyer sekaligus tim tuan rumah lewat drama adu penalti 5-4 (1-1), di Stadion Mini Plumbon, Tawangmangu, Karanganyar, Sabtu (7/11) sore.

Zettle Meyer diperkuat sejumlah pemain Divisi Utama seperti Fatchul Icha, eks pemain Persik Kediri dan pemain asing Mamadou. Sementara Persipur diperkuat winger PSIS Semarang, Franki Mahendra dan gelandang jangkar Persis, Susanto.

Kedua tim mencari cari celah untuk mencetak gol di awal pertandingan. Persipur terlihat lebih mendominasi permainan dengan menguasai lini tengah dan sejumlah peluang berbahaya.

Persipur akhirnya memetik keunggulan di menit ke 23. Striker bernomor sembilan, Sapto menjebol gawang Zettle Meyer memanfaatkan bola rebound hasil tepisan kiper Jupri. Gol Persipur disambut belasan suporternya yang beratribut merah-merah.

Hujan turun dengan deras di Stadion Plumbon, membuat kedua tim sedikit kesulitan mengembangkan permainan. Namun demikian, tak ada genangan air di permukaan lapangan. Dua menit menjelang turun minum, Zettle Meyer berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan Ryan Wahyu memanfaatkan umpan tarik Mamadou. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama.

Lima menit usai turun minum, Zettle Meyer nyaris berbalik unggul. Sebuah tendangan bebas Fatchul Icha ditepis dengan gemilang oleh kiper Persipur, Yoga. Hujan yang masih mengguyur, membuat lapangan diselimuti genangan air di beberapa titik.

Jual beli serangan masih terjadi di sisa waktu pertandingan babak kedua. Namun usaha baik Persipur maupun Zettle Meyer masih belum menemui hasil. Hingga beakhirnya waktu normal pertandingan, skor 1-1 masih tetap bertahan. Pemenang pun harus ditentukan dengan adu tendangan penalti.

Dalam adu tendangan penalti, hanya empat penendang penalti Zettle Meyer yang berhasil menyarangkan bola ke gawang. Sementara kelima eksekutor Persipur sukses menjalankan tugasnya, termasuk kiper Yoga sebagai penendang terakhir. Persipur pun lolos dengan kemenangan adu penalti 5-4.

Di babak delapan besar nanti, Persipur akan bertemu sesama tim Divisi Utama lainnya, Persiku Kudus, Rabu (11/11) mendatang. Pelatih Persipur, Wahyu Teguh usai pertandingan mengaku timnya sebenarnya bisa memenangi pertandingan tanpa harus melalui adu penalti, andai lapangan tidak tergenang.

“Kondisi lapangan memang bagus, hanya saja ada genangan di sebelah barat. Itu membuat permainan kami tidak berjalan maksimal di babak kedua. Namun hasil ini pantas kami syukuri. Kami siap menghadapi Persiku besok, meski mereka diperkuat satu pemain asingnya,” beber Wahyu, Sabtu petang.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge