0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Kebakaran Hutan, Darmin Nasution: Jangan Dijelaskan Dulu

merdeka.com

Darmin Nasution

Timlo.net – Bungkamnya pemerintah soal penetapan perusahaan-perusahaan yang diduga terlibat kebakaran hutan bukan tanpa alasan. Ada permintaan kepada pemerintah untuk tak menjelaskan terlebih dahulu soal kebakaran hutan.

“Itu (kebakaran hutan) jangan dulu deh. Sayangnya memang diminta jangan dijelaskan dulu. Kami susah kalau main dijelaskan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Kamis (5/11).

Bahkan, mantan Gubernur Bank Indonesia ini menambahkan, perintah tersebut tidak hanya ditujukan kepada dirinya, tetapi juga ke Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar. Alhasil, para menteri hingga saat ini masih bungkam soal kebakaran hutan.

“Makanya lihat saja menteri lain tidak ada yang menjelaskan (kebakaran hutan),” tutup Darmin.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung baru menerima 46 berkas dan empat Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari kepolisian. Parahnya, meski kebakaran hutan terus menelan banyak korban, sampai saat ini belum ada satu perkara pun yang dilimpahkan ke pengadilan.

Menanggapi hal itu, Direktur Tindak Pidana Umum Lain (TPUL) pada Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung, Syarifudin mengakui jika berkas perkara yang masuk baru pada tahap pertama alias P21.

“Paling tinggi berkasnya P21. Yang lain dalam tahap penelitian dan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP),” kata Syarifudin.

Syarifudin juga belum bisa memastikan berkas-berkas perkara yang sudah P21 itu akan dilimpahkan ke pengadilan. Hal itu karena pihak Kejagung harus melakukan pelimpahan tahap kedua (penyerahan tersangka dan barang bukti) dari Polri ke Kejaksaan setempat.

Bukan hanya itu, Syarifudin mengaku belum mengetahui secara pasti berapa total SPDP dan berkas perkara yang sudah dilimpahkan penyidik ke penuntut umum. Dia hanya berjanji akan memilih jaksa-jaksa terbaik untuk menangani kasus kebakaran hutan tersebut.

“Belum tahu jumlahnya, tapi yang pasti Kejaksaan sudah mempersiapkan jaksa-jaksa yang terbaik untuk meneliti berkas dan menuntut para tersangka sesuai dengan ketentuan perundangan,” jelas dia.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge