0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sore ini, Semar Raksasa Jalan-Jalan di Solo

Rektor ISI Surakarta, Prof Dr Sri Rochana Widyastutieningrum SKar MHum (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Jumat (6/11) sore ini, wayang kulit tokoh Semar berukuran raksasa setinggi 5,3 meter ikut parade wayang jalan-jalan di sepanjang Jl Slamet Riyadi Solo, mulai dari kediaman resmi Walikota Solo Loji Gandrung sampai Balaikota Solo, kemudian dilanjut sampai Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Kentingan, Jebres.

“Parade wayang Semar itu dalam rangka memeriahkan Hari Wayang Dunia 2015,” jelas Rektor ISI Surakarta, Prof Dr Sri Rochana Widyastutieningrum SKar MHum saat bertemu Timlo.net, di Kampus ISI Surakarta, Jumat (6/11).

Semar raksasa karya dan koleksi Sanggar Wayang Gogon Surakarta, menurut Rochana, akan diusung mahasiswa ISI Surakarta, diikuti oleh para seniman dalang, penatah dan penyungging wayang, serta pemerhati wayang dari berbagai daerah di Jawa Tengah dengan berbagai atribut yang berkaitan dengan wayang.

Sementara itu, gagasan penyelenggaraan Hari Wayang Dunia, menurut Rektor ISI Surakarta, dilandasi adanya keprihatinan terhadap merebaknya krisis ketahanan di segala bidang sebagai rapuhnya ketahanan ideologi, politik, ekonomi, sosial dan keamanan.

“Inilah sebabnya, wayang dijadikan sarana bagi pembangunan moralitas manusia,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge