0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polemik PLTPB, Bupati Karanganyar Gandeng Akademisi

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (dok.timlonet/nanang rahadian)

Karanganyar — Bupati Karanganyar Juliyatmono, akan menggandeng sejumlah akademisi yang ahli di bidangnya untuk menyiapkan data potensi Gunung Lawu. Dia melirik salah satu putra daerah yang menjadi Dekan di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Kita juga akan menggandeng sejumlah dosen dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Terutama dosen yang melakukan penelitian tentang keanekaragaman hayati Gunung Lawu,” kata Bupati Juliyatmono, Kamis (5/11).

Juliyatmono ingin menyiapkan data tentang potensi Gunung Lawu. Data ini akan digunakan jika suatu saat digelar kajian bersama tentang perlunya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) atau tidak. Bupati menyiratkan bahwa dirinya bersikukuh menolak eksplorasi panas bumi di Gunung Lawu.

“Saya perlu data-data, kenapa saya menolak, apa untung ruginya bagi warga Karanganyar?” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menegaskan, pihaknya menyetujui jika Gunung Lawu dieksplorsi untuk PLTPB. Bupati Karanganyar Juliyatmono dengan tegas menolak proyek PLTPB tersebut. Menurut Juliyatmono, eksplorasi tersebut akan merusak ekosistem, lingkungan di Gunung Lawu. Namun, dia menolak dikatakan berseberangan dengan pendapat Gubernur.

“Tujuannya sama untuk kebaikan, tapi cara pandangnya yang belum sama. Makanya perlu kajian ilmiah bersama,” kata Juliyatmono.

Bupati juga menyampaikan maksud dirinya ingin menyurati Kementerian ESDM beberapa waktu lalu. Pemkab ingin menanyakan gambaran proyek PLTPB.

“Surat ESDM itu kami ingin mengajak berdiskusi. Maunya apa? Seperti apa gambarannya? Yang mau dieksplorasi dimana? Belum dipaparkan secara komprehensif. Apalagi 60.000 hektare itu bukan wilayah sedikit,” jelas Bupati.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge