0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bermodus Copot Segel, Zamroni Selundupkan Gas Melon

merdeka.com

Penyelundup gas elpiji

Timlo.net — Tim Resmob Polres Kendal menggagalkan penyelundupan 190 gas elpiji 3 kilogram dari Semarang ke wilayah Kendal, Jawa Tengah. Tabung elpiji ukuran 3 kg yang seharusnya di jual di Kota Semarang, tetapi oleh tersangka dijual di Kabupaten Kendal.

Dari tangan tersangka, Zamroni (46) warga Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu, polisi mengamankan 190 tabung 3 kg gas melon dan mobil Mitsubishi L 300 H-1772-TR.

Kasatreskrim Iptu Fiernando Andriansyah, mengatakan, terbongkarnya kasus penjualan elpiji karena laporan masyarakat. Warga merasa curiga dengan mobil yang dikemudikan tersangka dan membawa tabung gas keluar masuk Semarang-Kendal.

Setelah menyelidiki berhari-hari, petugas lalu menghentikan mobil yang dikemudikan tersangka sewaktu melintas di Kaliwungu.

“Untuk mengelabui petugas, segel tabung warna hijau dilepas, sehingga seolah-olah kosong. Namun, setelah kami cek, ternyata berisi dan siap diedarkan,” katanya, Kamis (5/11).

Dia menambahkan, setelah sampai di Kendal, segel kembali dipasang dan elpiji dijual di masyarakat. Meski tanpa segel, tetapi elpiji tersebut laku keras dan dijual dengan harga Rp 17.500/tabung.

“Modus yang digunakan dengan melepas segel dan kembali memasangnya sewaktu memasuki Kaliwungu,” imbuh kasat.

Sementara Zamroni, mengaku sudah enam bulan terakhir menjual tabung tersebut di Kendal. Dalam satu pekan, pihaknya bisa tiga kali keluar masuk Semarang-Kendal untuk menjual elpiji melon tersebut.

Dari agen, dia membeli Rp 16.500 per tabung dan dijual Rp 17.500 per tabung, sehingga Zamroni mendapat keuntungan Rp 1.000 per tabung. Di daerah Kaliwungu laku keras meski segelnya berbeda warna.

“Saya langsung menawarkan ke warga dengan cara keluar masuk perkampungan, tidak memasok ke toko,” tuturnya.

[lia]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge