0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Status Penahanan Dirut BKK Eromoko Diperpanjang

dok.timlo.net/tarmuji
Dirut PD BKK Eromoko, Sunaryo (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Dua pucuk pimpinan PD BKK Eromoko yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi PD BKK Eromoko Cabang Bulukerto, Sunaryo (Dirut) dan Suratno (Dirut Pemasaran) memasuki masa penahanan kedua. Keduanya kini mendiami salah satu ruang di Rutan Kelas IIB Wonogiri selama 30 hari ke depan.

“Untuk Sunaryo (Dirut PD BKK Eromoko) masa penahanannya kami perpanjang mulai 5 Nopember hingga 5 Desember,” ungkap Kajari Wonogiri, Dwi Setyo Budi Utomo, Kamis (5/11).

Sedang status Dirut Pemasaran PD BKK Eromoko Suratno, kejaksaan menetapkan sebagai tahanan kota. Terhitung mulai 27 Oktober hingga 15 Nopember.Hal itu dilakukan mengingat kondisi kesehatan Suratno yang memprihatinkan.

“Karena dia harus melakukan cuci darah, paska dirawat di RSUD Wonogiri beberapa pekan lalu,” katanya.

Seperti diketahui,Direktur Pemasaran PD BKK Eromoko, Suratno, dilarikan ke RSUD Sudiran Mangun Sumarso (SMS), sejak Senin (19/10) lalu. Hal ini sesuai dengan penyataan tim dokter Rutan Kelas IIB Wonogiri, jika kondisi tersangka melemah.

Sedang,dari hasil pemeriksaan tim medis RSUD,dia dinyatakan mengalami komplikasi. Selama menjalani perawatan, lanjut Dwi, di sekitar ruang tersangka, dijaga ketat aparat kepolisian yang dibantu staf intelejen Kejari Wonogiri.

“Sampai saat ini pun, ketika dia mau ke rumah sakit untuk cuci darah, tetap kita kawal,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge