0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gara-Gara Kambing Kentut, Pesawat Ini Harus Mendarat Darurat

kambing

Dok: Timlo.net/Setyo Puji

kambing

Timlo.net—Sebuah pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat karena sekelompok kambing kentut di bagian kargo pesawat. Pesawat dari Singapore Airlines (SIA) itu sedang terbang dari Sydney ke Kuala Lumpur dengan membawa lebih dari 2.000 binatang.

Tapi empat kru pesawat Boeing 747-400 itu melihat indikator asap menyala di kargo, sehingga mereka memutuskan mendarat lebih awal. Saat mereka memeriksa masalah pesawat di Denpasar, Bali 45 menit kemudian, mereka tidak melihat adanya asap.

Mereka lalu melaporkan jika indikasi asap menyala gara-gara gas dan kotoran yang diproduksi oleh kumpulan kambing itu. Pesawat itu terbang lagi setelah 2,5 jam dan mencapai Kuala Lumpur dengan selamat.

Seorang juru bicara SIA berkata: Pada 26 Oktober 2015, sebuah pesawat Singapore Airlines Cargo Boeing 747 freighter membawa ribuan kambing, beroperasi sebagai SQ7108 dari Adelaide ke Kuala Lumpur tapi mendarat di Bali setelah kru menerima peringatan dari sistem alarm api. Pesawat mendarat pukul 17:11 waktu lokal dan selama pemeriksaan tidak ada bukti adanya api atau asap. Pesawat itu terbang kembali pada pukul 20:20 waktu lokal.”

Terkait klaim jika kentut binatang yang menyebabkan pendaratan ini, SIA berkata: “Hal itu tidak bisa dikonfirmasi.”

The Merck Veterinary Manual menulis jika perut kembung dan kentut menjadi masalah umum yang dialami ternak seperti kambing dan sapi dan bisa disebabkan karena stres. Perut kembung bahkan bisa menyebabkan kematian mendadak pada binatang.

“Binatang menderita kembung yang tidak dirawat biasanya ditemukan mati. Rumput tua biasanya menyebabkan kembung dibandingkan rumput muda atau yang sedang tumbuh,” tulis buku manual itu.

Sumber: Mirror.co.uk

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge