0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jika Daging Sebabkan Kanker, Lalu Apa Yang Harus Kita Makan?

dok.merdeka.com
Bakso (dok.merdeka.com)

Timlo.net—Beberapa waktu ini, World Health Organization (WHO) merilis laporan baru menyatakan bacon, ham dan sosis daging bisa menyebabkan kanker. Sementara daging juga bersifat carcinogenic (menyebabkan kanker) bagi manusia. Dalam laporan itu juga dikatakan jika keju dan gula bisa menyebabkan kecanduan seperti halnya obat terlarang.

Jadi jika banyak makanan bisa menyebabkan masalah kesehatan, lantas apa yang tersisa yang bisa kita makan supaya tetap sehat? Para dokter berkata jika solusinya mudah: makan seperti orang Yunani makan. Misalnya diet Mediterranean biasanya mengajarkan orang untuk makan lebih banyak sayuran, kacang-kacangan dan buah serta membatasi daging dan produk susu. Berbagai penelitian menyatakan jika pola makan ini adalah kunci untuk hidup lebih lama dan mengurangi resiko kanker dan penyakit kardiovaskular. Pola makan ini bahkan menolong otak tetap muda dan lebih sehat. Selain itu, makan buah dan sayuran lebih banyak juga menolong kita memiliki berat badan yang sehat dan garis pinggang yang lebih ramping.

Pastikan menu makanan Anda penuh sayuran, kacang dan sereal. Anda bisa makan ikan dan daging unggas paling tidak dua kali seminggu. Pilihlah buah dan kacang sebagai cemilan. Tapi Anda tidak perlu melakukan hal ekstrim seperti berpantang makan karbohidrat. Batasi asupan lemak jenuh, daging dan produk susu.

Tentunya makan daging tidak langsung membunuh Anda. Bahkan penelitian yang ada tidak memberikan bukti adanya hubungan sebab akibat antara daging atau daging olahan dan kanker. Memang penelitian yang dilakukan International Agency for Research on Cancer berkata jika makan 50 gram daging yang diproses (ham, sosis dan bacon) meningkatkan resiko terkena kanker hingga 18%. Tapi hanya karena sesuatu bisa meningkatkan resiko kanker, bukan berarti Anda akan terkena kanker jika memakannya.

Jadi intinya, jika Anda ingin makan daging, pastikan Anda memakannya hanya di momen-momen khusus dan bukan sebagai bagian dari makanan pokok. Makanlah lebih banyak sayuran dan buah, demi kesehatan dan penampilan Anda.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge