0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mabuk, Dodi Mulyanto Tewas Ditusuk

Ilustrasi pembunuhan (dok.merdeka.com)

Boyolali — Dodi Mulyanto (28), warga Cangkringan, Banyudono, Boyolali ditemukan tewas dengan dua luka tusukan di dada, Kamis (5/11), di bekas Sub Terminal Bangak, Banyudono. Korban pertama kali ditemukan pukul 04.30 WIB.

Sementara itu, pelaku penusukan, Muhammad Untung (46), warga Pademangan, Jakarta Utara, menyerahkan diri sekitar pukul 05.00 WIB. Kepada petugas, Untung mengaku emosi terhadap korban yang memaksa dirinya untuk mabuk. Karena menolak diajak mabuk, korban yang dalam kondisi mabuk memukul tersangka dan mengenai tangan kananya yang sakit karena patah. Tersangka pun tidak terima dan langsung melakukan pembalasan. Karena emosi, tersangka memukul korban sambil menusukkan pisau ke dada korban.

“Tusukan yang pertama sempat meleset,saya tusuk lagi dan kena, setelah itu dia (korban) sempat lari dan akhirnya jatuh tergeletak,” kata tersangka, Untung, di ruang Reskrim Mapolsek Banyudono.

Korban Dodi sendiri pertama kali ditemukan pemilik warung, Mul, saat hendak sholat Subuh. Mul sendiri sempat bertanya kepada tersangka, prihal korban. Namun,tersangka mengatakan tidak tahu. Tersangka juga sempat bilang kalau korban sudah tewas.

“Setelah itu, saya langsung naik angkutan dan menyerahkan diri ke Polsek,” tambah Untung.

Untung sendiri mengaku, usai menusuk korban, membuat pisau dan sarung pisau ke tempat sampah disekitar lokasi. Setelah itu, membeli minuman dan duduk santai didepan minimarket. Tersangka juga mengaku bila pisau yang dipakai menusuk dibeli di minimarket tersebut,empat hari lalu.

Sementara itu, Kapolsek Banyudono AKP Wahidin, pihaknya masih meminta keterangan tersangka. Untuk sementara tersangka dijerat pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana jo 338 KUHP tentang Pembunuhan dan pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Motifnya masih kita lakukan penyelidikan, tersangka juga kooperatif,” tambah Kapolsek.

Petugas juga masih menunggu hasil otopsi jasad korban di Labfor RSUD Dr Moewardi, Jebres, Solo.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge