0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kurang Dukungan Pemerintah, Industri Film hanya Sumbang 0,1 Persen PDB

merdeka.com

ilustrasi menonton film

Timlo.net — Sumbangan Industri film terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia diperkirakan masih kurang dari 0,1 persen. Kalah telak ketimbang industri film di Inggris dan Korea Selatan yang bisa menyumbang pendapatan ke pemerintahan masing-masing sebesar USD 4,2 Miliar dan USD 6,6 Miliar.

“Korea selama 10 tahun terakhir melakukan riset untuk perfilmannya. Mereka menyelesaikan kebijakan-kebijakan di negaranya di mana pemerintahnya juga proaktif sekali kepada industri film di negaranya,” kata Sheila Timothy, Direktur Asosiasi Produsen Film Indonesia (APROFI), di Jakarta, Rabu (4/11).

Diakui Sheila, pasar industri film di Tanah Air masih kecil. Itu terlihat dari jumlah bioskop yang masih sekitar seribu unit, sementara penduduk Indonesia mencapai 250 juta orang.

Untuk merealisasikan potensi industri perfilman di Indonesia, imbuh Sheila, pihaknya telah menimba ilmu dari Korsel. Selain itu, dukungan pemerintah dan jumlah bioskop di daerah juga perlu ditingkatkan.

“Korsel melakukan riset, kebijakan ekonomi untuk mendukung industri filmnya, terutama bagian permodalan. Pendidikan film juga mereka bangun, hampir 300 sekolah formal dan nonformal. Karena pendidikan akan pengaruhi kualitas film itu sendiri,” katanya.

Selama ini para pembuat film diharuskan membayar pajak yang berlipat-lipat dari praproduksi, proses syuting, pascaproduksi, hingga film itu diputar di bioskop.

”Sayangnya tidak pernah dirasa dukungan yang berarti dari pemerintah untuk kemajuan perfilman,” tandasnya.

[yud]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge