0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ribuan Hektar Lahan Diklaim Sudah Bebaskan Untuk Pengembang Bandara Lebak

merdeka.com

Ilustrasi Bandara

Timlo.net — PT Maja Raya Indah Semesta (MIRS) mengaku sudah membebaskan 7.200 hektar lahan untuk pembangunan bandara di Lebak, Banten. Sebanyak 5.500 hektar diantaranya hasil kerja sama dengan pengembang lain.

“Lahan untuk pendirian bandara 2 ribu hektar, ditambah 1.500 hektar untuk fasilitas tambahan, lalu 2 ribu hektar lainnya merupakan fasilitas penunjang,” ujar Direktur Utama MIRS Ishak, di Jakarta, Rabu (4/11).

Maja Raya juga berniat membangun aeropolis atau kota sekitar bandara.

“Investasi Rp 17 Triliun untuk infrastruktur bandara termasuk lahan, kalau lahan itu kecil biayanya, saya sudah habis sekitar Rp 1 Triliun,” jelas dia.

Sayangnya, pembangunan bandara untuk kepentingan Grup Lion Air tersebut belum mendapat restu pemerintah.

“Bandara Lebak murni insiatif swasta, sampai saat ini pengajuan belum memenuhi seluruh syarat ijin penetapan lokasi. Baru sampai proses mengurus tahap kelayakan lokasi bandar udara, itu yang sedang di proses,” jelas Direktur Kebandarudaraan Kementerian Perhubungan Agus Susanto dalam kesempatan sama.

Diungkapkannya, pembangunan bandara Lebak harus memenuhi tujuh syarat. Itu mencakup aspek sosial, operasional, angkutan udara, lingkungan, pengembangan wilayah, ekonomi finansial, dan teknik.

[yud]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge