0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Suhu Air Naik, Nelayan Karamba Merugi

dok.timlo.net
Waduk Gajah Mungkur ketika musim kemarau (dok.timlo.net)

Wonogiri – Imbas musim kemarau ini, suhu air Waduk Gajah Mungkur (WGM) meningkat tajam. Kondisi ini membuat ribuan ekor ikan di karamba mati. Akibatnya sejumlah nelayan karamba mengalami kerugian besar.

“Hampir setiap tahun, baik musim kemarau atau awal musim penghujan, banyak ikan yang mati,” ujar salah seorang nelayan WGM, Sutimo saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (4/11).

Menurutnya, kerugian yang diderita cukup banyak, hampir mencapai puluhan juta.

“Jadi para nelayan juga memperhatikan musim untuk menebar benih. Kalau musim kemarau, jumlah benih yang ditebar akan dikurangi,” katanya.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakperla) Wonogiri, Heru Sutopo mengatakan, saat ini kedalaman air di lokasi karamba di tepi WGM hanya sekitar empat meter.

Sejauh ini pihaknya telah memberikan pembinaan untuk menekan angka kematian ikan. Pembatasan bibit yang ditebar juga dibatasi. Jika biasanya bibit yang ditebar sekitar 2.000 ekor per petak, maka dapat dikurangi menjadi 1.000 ekor per petak.

“Ya seharusnya jika musim begini, panen harus dipercepat,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge