0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Plumbon Cup I

Libas Safin FC, PSBK ke 8 Besar

timlo.net/aryo yusri atmaja

Striker PSBK asal Mali, Avi dikurung pemain Safin FC dalam turnamen Plumbon Cup 2015

Karanganyar — Klub Divisi Utama asal Jawa Timur, PSBK Blitar melaju ke babak delapan besar turnamen Plumbon Cup I. PSBK melibas wakil dari Pati, Safin FC dengan skor 3-1 di Stadion Mini Plumbon, Tawangmangu, Karanganyar, Rabu (4/11) sore.

PSBK mengandalkan dua legiun asingnya yakni bek Marcel dan striker Avi asal Mali. Sementara Safin FC asal Pati batal diperkuat eks striker Persebaya, Rudy Widodo. Menit 17, PSBK membuka keunggulan lewat sontekan Aan Kancil usai menerima umpan terobosan Dede Hugo. Dengan tenang Aan menaklukkan penjaga gawang Safin FC.

Hanya berselang delapan menit, PSBK mendapat hadiah tendangan penalti setelah Avi dilanggar di kotak terlarang. Sayang, Dede Hugo gagal menjalankan eksekusi dengan baik. Bola menghantam mistar gawang Safin FC.

Para pemain PSBK mengurung pertahanan Safin. Beruntung kiper Safin FC, Riski Okta tampil gemilang dalam mengantisipasi serangan. Keunggulan 1-0 PSBK bertahan hingga turun minum.

PSBK nyaris menambah keunggulan di awal babak kedua. Sundulan Avi di depan gawang, ditepis dengan gemilang oleh Riski Okta. Sebuah serangan balik Safin FC berbuah penalti di menit 47, saat salah seorang pemainnya dilanggar di kotak terlarang.

Eko Priyo menceploskan si kulit bundar lewat tendangan di titik 12 pas. Kedudukan berubah menjadi 1-1. Menit ke 65, PSBK berhasil kembali unggul melalui sontekan indah bek asingnya, Marcel. Gol melalui skema tendangan bebas, umpan Jefri disambut dengan tendangan Marcel sekaligus merubah skor menjadi 2-1

Hanya berselang satu menit saja, Eks striker Persis Solo, Diego Banowo mencatatkan nama di papan skor. Menyambut umpan terobosan dari sisi kanan, Banowo menceploskan bola saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Safin FC. PSBK kembali menjauh 3-1. Tekanan demi tekanan dilancarkan kedua tim di sisa waktu pertandingan. Skor 3-1 kemenangan PSBK bertahan hingga bubar.

“Persiapan kami cukup lama, karena pemain-pemain ini sudah lama ikut PSBK, semenjak persiapan Divisi Utama yang batal kemarin. Termasuk dua pemain asing kami memang lama main dan tinggal di Blitar,” ujar pelatih PSBK, Kurnia Padmedi usai pertandingan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge