0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Erupsi Anak Rinjani, Ratusan Penerbangan Ngurah Rai Dibatalkan

merdeka.com

Bandara Ngurah Rai

Timlo.net – Sebanyak 498 penerbangan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dibatalkan sebagai dampak erupsi anak Gunung Rinjani. Penumpang yang berniat melanjutkan perjalanan, Angkasa Pura I Ngurah Rai akan mengalihkan lewat jalur darat menuju Bandara Juanda Surabaya.

Pihak bandara juga memberikan pelayanan transportasi bagi para penumpang yang akan menuju ke hotel atau terminal Ubung Denpasar.

Sebanyak 498 penerbangan dengan rute domestik dan internasional yang dibatalkan, terhitung selama penutupan sejak kemarin malam hingga hari ini, Rabu (4/11).

“Sedangkan penerbangan yang dijadwalkan berangkat besok pagi (Kamis) ini statusnya masih expected delay,” terang General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Trikora Harjo.

Lanjutnya, berdasarkan data dari BMKG dan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, pergerakan abu vulkanik Gunung Barujari mengharuskan Bandara Ngurah Rai kembali menutup sementara operasional terhitung mulai tadi pagi jam delapan.

“Untuk sementara hingga besok pagi (Kamis), diharapkan kondisi pergerakan abu vulkanik sudah membaik dan kita bisa buka kembali,” ungkapnya.

Akibat penutupan ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai tidak melayani seluruh penerbangan yang akan mendarat maupun berangkat dari Bali baik untuk tujuan domestik maupun internasional. Beberapa penerbangan yang akan mendarat di Bali akan dialihkan ke bandara terdekat.

“Informasi penutupan telah kami sebarkan kepada seluruh komunitas penerbangan di dunia melalui NOTAMR Nomor A2472/15 tanggal 4 November 2015,” tambahnya.

Untuk memastikan pelayanan dan operasional di bandara tetap berjalan lancar, pihak bandara sudah melakukan sosialisasi tidak hanya kepada calon penumpang tetapi juga kepada travel agen dan hotel-hotel, dengan harapan para wisatawan dapat menyesuaikan waktu kedatangannya ke bandara dengan jam penutupan tersebut.

“Kami akan terus memantau perkembangan pergerakan abu vulkanik setiap jamnya dan saat ini bersama dengan seluruh airline, ground handling, Imigrasi dan Bea Cukai sedang menangani penumpang yang penerbangannya harus ditunda atau dibatalkan,” jelas Trikora.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge