0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pencuri Spesialis Motor Sport Ditangkap, Anggota TNI-AD Jadi Penadah

merdeka.com

Motor sport curian

Timlo.net — Seorang anggota TNI AD dari Kesatuan Ajudan Jenderal Daerah Militer (Ajendam) Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah diduga jadi penadah 14 motor hasil kejahatan. Tentara yang tinggal di Asrama Wiratama Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Semarang, Jawa Tengah diketahui berpangkat Sersan Satu (Sertu) berinisial WBP (27).

Fakta itu terungkap dari pengakuan Oki Dita alias Muhamad (29), warga Jomblang, Candisari, Kota Semarang. Oki adalah pelaku utama dan berhasil diringkus tim Reserse Mobil (Resmob) Polrestabes Semarang, Jawa Tengah.

Dalam kasus ini, Oki merupakan spesialis pengincar motor sport memiliki harga pasaran sebesar Rp 50 juta per unit. Sebelum mencuri, pelaku sempat berpura-pura menjadi pembeli motor dari situs jual beli online. Sedikitnya 50 motor berbagai jenis berhasil digasak pelaku.

Sebanyak 14 motor hasil kejahatan ditampung oleh anggota TNI tersebut. Sedangkan sisanya dijual. Oki memilih sasaran korban yang berdomisili di Kota Semarang, kemudian mendatangi rumah korbannya.

“Saya datang ke rumah korban dengan berpura-pura sebagai pembeli,” kata Oki saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang Jalan Dr Soetomo, Kota Semarang, Jawa Tengah Selasa (3/11).

Oki mengaku telah beraksi sebanyak 27 kali beraksi di Kota Semarang dengan modus yang sama. Motor incarannya berjenis sport seperti Kawasaki Ninja 250 CC dan Honda Tiger.

“Baru 27 kali. Saya memilih motor sport karena harganya mahal. Saya menjual motor tersebut kepada penadah dan perorangan. Kawasaki Ninja 250 CC saya jual Rp 40 juta. Kalau tidak ada surat-suratnya Rp 35 juta. Uangnya saya gunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan main judi online,” bebernya.

Untuk meyakinkan para korbannya, pria berbadan gempal itu saat beraksi juga mengaku sebagai anggota Batalyon Kavaleri Ambarawa.

“Hanya mengaku sebagai anggota Kavaleri saja. Enggak pakai seragam, juga enggak bilang pangkatnya apa,” imbuh pria yang sehari-hari berprofesi sopir rental mobil freelance itu.

Diduga, Oki memiliki jaringan yang hingga saat ini masih diusut oleh tim Polrestabes Semarang. Termasuk penadah motor dari hasil kejahatan, yang diketahui merupakan seorang oknum anggota TNI berinisial WBP tersebut.

“Ada 14 motor barang bukti di penadah (Sertu WBP). Sertu WBP sendiri telah diserahkan dan ditahan oleh penyidik Denpom Semarang,” kata sumber di Mapolrestabes Semarang.

Akibat perbuatanya tersebut, tersangka dijerat pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

[tyo]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge