0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Semasa Hidup, Angeline Disuruh Beri Makan 500 Ayam

merdeka.com

angeline (kiri)

Timlo.net – Dua saksi dihadirkan dalam sidang pembunuhan Angeline. Saksi tersebut Susiani dan Handono. Dalam kesaksiannya, mereka mengatakan bahwa sebelum terdakwa Agustay Hamda May bekerja pada Margriet, Angeline diperintahkan untuk memberikan makanan ayam.

Diceritakan Susiani, bahwa selama dia kos di rumah Margriet, dirinya tidak tahu apa yang terjadi pada pagi hari hingga sore hari. Karena selama tinggal di sana, saksi bekerja di luar. Diakuinya, selama kos perbulan hanya bayar Rp 500 ribu.

Yang dia ketahui hanya perlakuan yang tidak wajar kepada Engeline. Menurutnya, begitu pulang bekerja sore hari melihat bocah berumur 8 tahun itu dalam keadaan kucel dan lemas. Dia sempat menanyakan, namun dijawab belum makan. Saksi juga mengakui setiap malam selalu mendengar suara Angeline meringis seperti usai disakiti.

Selain itu, yang dia ketahui kebiasaan rutin sejak Engeline kelas 1 SD yaitu setiap subuh sudah dibangunkan ibu angkatnya (Mergriet) untuk memberi makan ayam.

“Saya selalu melihat saat usai salat subuh Angeline kasih makan ayam. Itu dilakukan sampai anak itu mau berangkat sekolah,” tutur Susiani di hadapan majelis hakim.

Angeline, kata Susiani, bangun pagi untuk mengurus ternak ayam, anjing dan kucing milik ibu angkatnya, Margriet Christina Megawe.

“Ayamnya ada 500 an ekor, kucing 20 ekor, anjing 5 ekor. Itu semua Engeline yang urus,” kata dia.

Setiap hari Engeline dengan telaten memberi makan ayam, kucing dan anjing.
“Tiap hari dia yang beri makan. Sementara Margriet hanya membantu saja,” ucapnya.

Menurut Susiani, Margriet bangun tiap hari pada pukul 08.00 WITA. Usai memberi makan ayam, sore harinya Angeline pula yang harus membersihkan tempat makan dan minum ayam.

Jika sedang membersihkan tempat makan dan minum ayam, Susiani melihat Engeline terkadang melakukannya hingga larut malam hari.

“Terkadang sampai jam 11 malam saya masih lihat dia membersihkan tempat makan ayam dan minum. Ada banyak soalnya, tempat makanan ayam hingga ratusan,” cerita Susiani dan Handono yang pernah tinggal di rumah kos yang disewakan Margriet sejak 2012 lalu.

Bahkan sampai saat datang Agustay sebagai pembantu baru, saat itu masih dilihatnya Angeline turut membantu memberi makan ayam.

“Saya tidak tahu banyak soal Agus, tetapi tahu saya Agus orangnya pendiam jarang ngobrol,” ungkapnya.

Menurutnya, dia pernah sekali menegur Agus saat pria 25 tahun itu terlihat lemas.
“Waktu itu saya lihat Agus lemas, saya tanya sudah makan. Dijawab sudah cuma sekali, itu saya tanya malam hari,” katanya.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge