0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PLTPB Lawu: Bupati Menolak, Gubernur Setuju

dok.timlo.net/dhefi nugroho
Gubernur Ganjar Pranowo (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Karanganyar — Meskipun Bupati Karanganyar Juliyatmono dengan tegas menolak rencana proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) di Gunung Lawu, Namun Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo justru menyetujuinya.

“Kalau saya, setuju. Ketika ada yang terbarukan, kenapa tidak?” kata Ganjar saat ditemui wartawan di sela-sela meninjau bekas kebakaran hutan Gunung Lawu di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, Sabtu (31/10) lalu.

Ganjar menyebut, salah satu dasar penolakan adalah hasil analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). Jika Amdalnya bagus dan terbukti tidak merusak lingkungan kenapa harus ditolak. Padahal merupakan sumber energi yang melimpah dan bisa untuk kesejahteraan warga.

“Dasarnya Amdal. Bukan sekadar bicara. Jangan takut manipulasi Amdal?” kata Ganjar.

Dia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menggunakan kewenangan terhadap proyek yang akan berjalan di wilayahnya. Ganjar berharap Pemkab mau duduk bersama tenaga ahli, tokoh masyarakat, dan lain-lain. Hasil pertemuan menghasilkan kesepakatan yang harus ditaati bersama.

Dia memberikan contoh proyek geothermal yang sedang berlangsung di Indonesia, seperti di Gunung Slamet dan Dieng. Menurut Ganjar, PLTPB di Gunung Slamet digarap dari Belanda dan Jerman. Proyek ditargetkan selesai 2022.

“Pemerintah boleh mengajukan syarat kalau setuju. Pemkab punya kewenangan mau pilih apa? Kalau enggak maju berpikirnya, ya enggak bisa,” tuturnya.

Rencana pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) yang akan memanfaatkan panas bumi di Gunung Lawu menjadi kontroversi. Bupati Karanganyar Juliyatmono dengan tegas  menolak rencana tersebut. Bahkan, Juliyatmono menyampaikan akan melayangkan surat kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berisi penolakan proyek. Pertimbangan Bupati, proyek PLTPB akan merusak ekosistem Gunung Lawu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge