0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pura-pura Beli Rokok, Tukang Ojek Nyolong Beras

merdeka.com

Ilustrasi beras

Timlo.net — Berdalih tak mampu membayar kontrakan rumah, Anton Salman (31) nekat mencuri satu karung beras seberat 20 kilogram. Pria berprofesi sebagai tukang ojek itu akhirnya diringkus polisi karena berhasil dipergoki korban.

Pencurian itu dilakukannya di sebuah toko manisan di Jalan Takwa, Merah Mata, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Minggu (1/11), pukul 14.00 WIB. Sebelum mencuri, pelaku pura-pura membeli sebungkus rokok.

“Tadinya saya mengantar pelanggan. Mampir dulu, pura-pura beli rokok. Waktu itulah saya bawa beras sekarung ke motor,” ungkap tersangka Anton di Mapolsek Kalidoni Palembang, Senin (2/11).

Saat korban lengah, korban menggotong sekarung beras itu keluar dan diangkut ke sepeda motor miliknya. Ternyata, aksinya terekam CCTV yang ada di dalam toko.

Kemudian, pemilik toko pura-pura tidak tahu dan memanggil pelaku masuk ke dalam rumahnya untuk interogasi. Ternyata, korban sudah menghubungi polisi untuk datang ke lokasi.

Beruntung, korban tidak berbuat main hakim sendiri dan memanggil warga lain. Kepada petugas, tersangka mengaku nekat mencuri karena butuh uang untuk membayar sewa kontrakan rumah yang dihuninya di Jalan Kasnariansyah, RT 15, Kelurahan 20 Ilir D-IV, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang.

“Orang itu (korban) baik, dia tidak teriak. Cuma manggil saya ke rumahnya. Tapi ternyata polisi yang datang,” sambungnya.

Kapolsek Kalidoni Palembang AKP Rachmat Syawal Pakpahan mengungkapkan, tersangka berhasil ditangkap setelah aksinya terekam CCTV yang ada di toko tersebut dan pemilik toko atas nama Sumiati (41) menghubungi petugas. Modus yang dilakukan tersangka dengan cara berpura-pura membeli rokok.

Dari tersangka, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio dengan nopol BG 6332 JM warna merah milik tersangka dan sekarung beras seberat 20 Kg sebagai barang bukti.

“Kita kenakan Pasal 363 KUHP. Kami juga apresiasi korban yang bersikap taat hukum, tidak main hakim sendiri saat pergoki tersangka,” tandasnya.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge