0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gara-Gara Asmara, Chandra Nekad Akhiri Hidupnya

dok.merdeka.com
Ilustrasi gantung diri (dok.merdeka.com)

Solo — Chandra Budi Raharjo (29) warga Mojosongo RT 03/ RW 32 Mojosongo, Jebres nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar mandi pada Senin (2/11) sektar pukul 06.00 WIB. Kuat dugaan, korban mengalami depresi lantaran urusan asmara.

“Korban ditemukan di kamar mandi dalam keadaan terikat tali di bagian leher. Pertama kal diketahui oleh Pakde korban,” kata Kapolsek Jebres, Kompol Edison Panjaitan saat ditemui wartawan.

Waktu itu, kata Kapolsek, sang paman yang diketahui bernama Pipit (55) mengetahui korban masuk kekamar mandi. Namun, dirinya menaruh curiga lantaran korban tidak segera keluar. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata korban telah terikat di tiang kamar mandi. Saksi sempat meminta tolong sekaligus berupaya menyelamatkan korban. Namun, saat hendak dibawa kerumah sakit korban menghembuskan nafas terakhirnya.

“Waktu ditolong pamannya korban masih dalam keadaan hidup. Namun, saat dilarikan ke rumah sakit, korban tidak kuat dan meninggal,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun, diduga korban menjalin asmara dengan anak pemilik toko tempat dirinya bekerja di kawasan Pasar Kliwon. Namun, korban dipaksa pindah supaya berjauhan dengan gadis pujaan hatinya tersebut. Hingga akhirnya, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.

“Kalau dari informasi di lapangan, korban jatuh cinta dengan anak juragan tempat ia bekerja. Setelah dijauhkan tersebut, korban depresi dan nekat mengakhiri hidupnya,” kata Kapolsek.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge