0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sulit, Bansos Untuk Insentif GTT/GTY Swasta

dok.timlo.net/tyo eka
Ketua PPDB Soloo, Aryo Widyandoko (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo – Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Solo, Aryo Widyandoko menyatakan pencairkan dana bantuan sosial (Bansos), sulit dikucurkan untuk dana insentif bagi guru tidak tetap atau guru tetap yayasan (GTT/GTY) sekolah swasta.

“Apalagi bila tidak bisa memenuhi persyaratan ketentuan pencairan dana Bansos,” ujar Aryo Widyandoko saat bertemu wartawan, di Kantor Dinas Dikpora Solo, Senin (2/11).

Aryo menjelaskan, dana insentif untuk para GTT/GTY sebesar Rp 250.000 per orang per bulan memang bersumber dari APBD Kota Solo tahun 2015. Tetapi apabila menilik APBD 2014, dana tersebut menjadi catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Karena dana tersebut hanya boleh untuk diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil (PNS).

“Kemudian pada APBD Kota Solo 2015 ini, dana GTT/GTY tersebut dialihkan ke dana Bansos. Namun realisasinya tertahan dalam evaluasi Gubernur Jawa Tengah untuk mereka yang GTT/GTY sekolah swasta. Lain halnya yang negeri, sedang proses,” jelasnya.

Namun demikian, kata Aryo, berupaya agar dana insentif tersebut bisa cair. Sejauh ini, Dikpora telah membentuk tim verifikasi dan sudah membuat lembar verifikasi untuk pencairan insentif GTT/GTY di sekolah swasta. Karena khususnya yang di sekolah-sekolah swasta, acuannya adalah peraturan Bansos.

“Sehingga untuk pencairan tersebut tentu harus memenuhi persyaratan Bansos,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge