0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kemenrisetekdikti Luncurkan Lapan A2

timlo.net/eko prasetyo

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir (tengah) memberikan keterangan pers

Ngawi — Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi baru-baru ini telah meluncurkan satelit Lapan A2 yang berfungsi untuk pemetaan tanah.

“Melalui satelit itu, tanah di Indonesia bisa diketahui secara detail,” jelas Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir dalam keterangan pers di desa Guyung, Kec. Gerih, Ngawi, Sabtu (31/10) sore.

Tanah di Indonesia harus bisa diketahui, kata Nasir, seberapa luas sawah. Dari luas sawah itu, seberapa yang bisa dikembangkan tanaman organik maupun anorganik. Semua bisa terpantau. Sehingga distribusi kebutuhan pupuk un-organik untuk sawah un-organik bisa dilakukan.

“Jangan seperti sekarang ini, daerah yang tidak butuh pupuk dikirimi pupuk, dan sebaliknya,” ujarnya.

Adanya pemetaan itu, kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, program pemerintah terkait satu juta hektar tanah lahan sawah organik bisa terpenuhi, sekaligus untuk pemenuhan nilai tambah dari petani.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge