0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menristek Panen Raya di Ngawi

foto: Tyo

Menristek Panen Raya di Ngawi

Ngawi – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir didampingi Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Ravik Karsidi memanen raya padi organik di desa Guyung, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, Sabtu (31/10).

Padi organik yang dikerjakan oleh petani desa Guyung yang tergabung pada Komunitas Ngawi Organik Centre (KNOC), menurut Ravik, dibawah binaan peneliti UNS.

Ravik mengatakan, petani padi organik di desa Guyung Ngawi dibina oleh peneliti UNS sejak tahun 2002. Sekarang ini padi organik digarap oleh petani Komunitas Ngawi Organik Centre pada lahan sawah seluas 31 hektar.

“Tahun 2016 mendatang, garapan lahan diperluaskan menjadi 51 hektar,” jelas Ravik.

Pada kesempatan itu, Menteri Riset Dikti meminta petani melalui kelompok petani mau mengikuti perkembangan teknologi, salah satunya bekerjasama dengan perguruan tinggi. Untuk mengikuti perkembangan teknologi itu, petani akan mendapat nilai tambah, karena para peneliti perguruan tinggi itu melakukan berbagai upaya agar hal yang diteliti tersebut memberi manfaat lebih.

“Seperti halnya manfaatkan padi organik ini, merupakan hasil penelitian UNS yang bekerjasama dengan kelompok petani,” jelasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge