0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Orang Ini Coba Jual Bayi Harimau Sumatera di Facebook

Percobaan penjualan harimau langka

Dok: Timlo.net/Facebook

Percobaan penjualan harimau langka

Timlo.net--Seorang pengguna Facebook Angga Prasetyo Hardiyanto memposting sebuah screenshot di grup Animals Lovers, Rabu (28/10). Dalam screenshot itu terlihat seorang pengguna Facebook lain bernama Sahasika Naraya berusaha menjual bayi harimau Sumatera di sebuah grup Facebook lain.

“Biar cepet ketangkep,” tulis Angga di grup tersebut. Dalam screenshot terlihat Sahasika memposting foto bayi harimau itu dengan tulisan, “Ready khusus kolektor. Harimau Sumatera. Spek jitot. Gendong ucel-ucel bisa. Silakan bagi yang serius berminat. Kita telpon-telponan. Biar mesra. Yg pasti harganya sama karo grobak rodo 4. Lokasi jogja. Telpon: 0821382xxx”

Tulisan ini diposting di grup PASTY (Pasar Hewan dan Tanaman Hias Yogyakarta). Tapi saat Timlo.net berusaha melacak postingan tersebut di grup, tidak terlihat jejaknya. Begitu pula saat Timlo.net membuka akun Facebook Sahasika, postingan itu tidak ditemukan.

Tentunya bila benar akun Facebok bernama Sahasika itu menjual harimau Sumatera, maka tindakannya itu termasuk tindakan ilegal karena harimau itu termasuk binatang langka yang dilindungi pemerintah.

“Itu ada nomer telfonya yok mari yg wilayah jogja cepet ditindak,” komentar Aldy Nur mengomentari laporan Angga.

“Sabar cr th masalah sebenarnya. Kl ada ijinnya ga masalah kl ga ada ijinnya br dilaporin krn perdagangan hewan yg dilindungi,” tulis anggota grup lain bernama Ncie. Komentarnya itu ditanggapi oleh Aldy Nur, “Mau ada ijin atau ngga yg namanya hewan dilindungi bukan untuk di jual beli kan , dulu udah ada contoh di wilayah jati bening bekasi ada orang yg punya lebih dari satu malah hewan dilindungi dan lengkap surat kepemilikannya tapi tetep aja di ciduk.”

“Maaf update terbaru dari group pasty itu penipuan,” tulis Angga menanggapi komentar-komentar para anggota grup.

Kemungkinan, posting Sahasika yang menjual bayi harimau itu grup PASTY dihapus karena tindakannya itu termasuk tindakan melanggar hukum. Selain itu tidak bisa dipastikan jika akun tersebut memang memiliki dan menjual bayi harimau Sumatera.

Dalam undang-undang hukum di Indonesia sendiri ada larangan perlakuan secara tidak wajar terhadap satwa yang dilindungi terdapat dalam Pasal 21 ayat (2) UU 5/1990 yang berbunyi: “Setiap orang dilarang untuk a. menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup; b. menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati;c.mengeluarkan satwa yang dilindungi dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia;”

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge