0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kepergok Mencuri kok Ngaku Polisi, ya Dibui

dok.timlo.net/achmad khalik
Tersangka pencurian saat ditanyai polisi (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Dalam keadaan mabuk, Aris Susanto alias Icip (32) warga Cinderejo, Gilingan, Banjarsari nekat melakukan aksi pencurian di kawasan Debegan, Mojosongo, Jebres pada Kamis (8/10) malam. Saat mememuluskan aksi nekatnya tersebut, tersangka sempat mengaku sebagai anggota Reskim Polresta Solo untuk mengelabuhi korbannya.

“Saat beraksi, tersangka mengaku sebagai anggota polisi bertugas di Reserse Kriminal (Reskrim) Solo,” kata Kanit Reskrim Polsek Jebres, AKP Widodo mewakili Kapolsek Jebres, Kompol Edison Panjaitan, Jumat (30/10).

Informasi yang dihimpun, waktu itu tersangka pulang usai menenggak minuman keras sekitar pukul 21.00 malam. Tersangka melihat pintu rumah korban yang terletak di Debegan, Jebres, Solo terbuka. Lantaran terbuka, tersangka melihat sebuah handphone yang sedang dicharge tergeletak. Setelah diselidiki, ternyata pemilik yakni Adil Makmur (25) nampak setengah tidur. Meski begitu, tersangka dengan berani mendekati barang incarannya.

Saat korban menanyakan dirinya siapa, tersangka mengaku seorang anggota polisi hendak mencari informasi. Namun, secara tiba-tiba usai menjawab pertanyaan korban tersangka langsung menggasak handphone yang tergeletak. Korban pun akhirnya kaget, dan berteriak maling.

“Waktu menggasak handphone, korban terbangun dan minta tolong ada maling,” jelas Kanit.

Teriakan korban, lanjut Kanit, didengar oleh kakak dan ayah korban. Tanpa pikr panjang, keduanya langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka yang kabur. Namun naas, salah seorang keluarga korban tersebut terjatuh kedalam sumur hingga patah tulang. Alhasil tersangka berhasil lolos.

“Namun sialnya, motor yang digunakan oleh tersangka ini tertinggal di TKP. Jadi, lantaran panik tadi, tersangka ini langsung kabur dan membiarkan motornya tertinggal,” kata Kanit.

Setelah dilakukan pengecekan pada motor jenis Suzuki Thunder AD 5240 JY akhirnya polisi berhasil meringkus tersangka dirumahnya.

“Saat melakukan aksi pencurian ini, tersangka dalam kondisi mabuk. Saat melihat hp yang tergeletak, dia spontan beraksi dan meninggalkan motor di TKP,” jelasnya.

Sementara, dari pengakuan tersangka dirinya nekat melakukan aksi tersebut lantaran membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari,” kata bapak satu anak tersebut.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman mencapai lima tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge