0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Syukuran Banyu, Warga Pluneng : Kami Hanya Nemu

timlo.net/aditya wijaya

Syukuran Banyu, Masyarakat Desa Pluneng, Kebonarum, Klaten Gelar Kirab Budaya

Klaten – Di tengah kemarau panjang yang membuat Klaten menyandang status darurat kekeringan. Masyarakat Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten termasuk salah satu wilayah yang beruntung karena berlimpah air.

“Kami masyarakat Desa Pluneng hanya nemu. Kami sadari bersama kondisi melimpahnya air ini tak terlepas dari saudara-saudara kami yang ada di atas sana (lereng Merapi),” sebut Ketua Panitia kegiatan Syukuran Banyu, Joko Pitoyo, Jumat (30/10).

Sebagai wujud syukur terhadap masyarakat di kawasan Lereng Merapi bagian timur, pihaknya memberikan bantuan ratusan bibit tanaman keras, seperti pohon bodhi, gayam, dan beringin untuk menopang air.

Bibit tersebut akan ditanam di daerah Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang. Tujuannya sebagai permulaan terjalinnya silaturahmi serta harmoni masyarakat dari hulu ke hilir yang dibangun oleh kesadaran merti banyu.

“Maka juga menjadi kewajiban kita yang ada di hilir ini untuk ikut menanam di hulu, dan sedikit membantu memberikan solusi atas kekeringan yang terjadi di sana setiap musim kemarau. Terimakasih Merapi bagian Timur,” imbuh Joko.

Selain itu, kegiatan Syukuran Banyu tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat setempat agar semakin mencintai air dan memanfaatkannya supaya tidak habis. Pasalnya Desa Pluneng memiliki beberapa umbul, seperti Umbul Lanang dan Wadon (Tirta Mulyono dan Tirta Mulyani).

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge