0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Darurat Kekeringan, Warga Pluneng Gelar Syukuran Banyu

timlo.net/aditya wijaya

Syukuran banyu masyarakat Desa Pluneng, Keebonarum, Klaten di Umbul Lanang

Klaten — Warga masyarakat Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, menggelar rangkaian kegiatan budaya bertajuk Syukuran Banyu, Jumat (30/10). Pasalnya, di tengah pemerintah menetapkan status Darurat Kekeringan, ketersediaan air warga setempat tetap melimpah.

“Bersyukur atas melimpahnya air di sini (Pluneng). Sementara di beberapa tempat lainnya malah kekurangan air,” ujar Ketua Penitia kegiatan, Joko Pitoyo, Jumat (30/10).

Informasi yang dihimpun, acara Syukuran Banyu dimulai dengan kegiatan Resik-Resik Kali pada pukul 08.00 WIB. Dengan melibatkan 100 personel TNI Kodim/0273 Klaten, warga bersama puluhan siswa dan guru SMPN 1 Kebonarum, SDN 1 serta SDN 2 Pluneng, bahu membahu membersihkan sampah yang mengalir di beberapa sungai yang mengalir di Desa Pluneng.

Kemudian sekitar pukul 15.30 WIB, acara dilanjutkan dengan kirab budaya dari Balai Desa setempat menuju Umbul Lanang Tirto Mulyono. Ratusan warga tumpah ruah menggotong gunungan berisi hasil bumi dan mengarak kendi.

“Kendi yang diarak nantinya akan diisi air dari Umbul Lanang. Kemudian diboyong menuju panggung pentas wayang kulit semalam suntuk oleh Ki Dalang Giyono Pandoyo. Pertunjukan wayang berjudul ‘Ampak-amapak Wiratha’ itu menjadi penutup acara syukuran banyu,” imbuh Joko Pitoyo.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge