0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panwas Kirim Rekomendasi ke Lima Instansi

Ketua Panwaslu Boyolali, Narko Nugroho (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Setelah mentok di Gakkumdu, Panwaslu Boyolali akhirnya memilih mengirimkan rekomendasi pelanggaran netralitas PNS dalam Pilkada ke lima instansi. Mereka yang terlibat masing-masing Camat Nogosari, Wagino dan Kades Beji, Andong, Suradi. Rekomendasi dikirim ke Badan Pengawas Pemilu, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Badan Kepegawaian Nasional, Komite Aparatur Sipil Negara dn Kementrian Dalam Negeri.

”Rekomendasi juga dikirim ke Pj Bupati Boyolali, Sri Ardiningsih dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, agar diberi sanksi tegas. Hal ini berdasarkan MOU,” kata Ketua Panwaslu Boyolali, Narko Nugroho, Jumat (30/10).

Pihaknya berharap pejabat pembina PNS menindaklanjuti rekomendasi tersebut dengan memberikan sanksi. Hal ini untuk memberikan sanksi jera bagi PNS yang nekat berpolitik praktis. Sanksi yang diberikan seusai aturan yang ada dalah sedang dan sanksi berat.

“Harus segera diberikan sanksi, jangan sampai dibiarkan,” tegasnya.

Kasus netralitas PNS yang melibatkan Camat Nogosarim, Wagino dan Kades Beji, Suradi, sebelumnya sudah diajukan ke Gakkumdu, namun mentok. Pelanggaran yang mereka lakukan, Camat Nogosari, Wagino, diketahui terlihat aktif dalam acara pengukuhan tim sukses Seno-Said di Desa Bendo, Nogosari, sedangkan Kades Beji, Suradi, menjadi ketua panitia penyelenggara peresmikan posko pemenangan Seno-Said di Desa Beji.

“Ini akan menjadi efek jera bagi PNS agar tidak berpolitik praktis,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge