0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lawu Terbakar, Aktifitas Ekonomi Nyaris Terhenti

timlo.net/nanang rahadian

Warung milik Suwarni tutup sementara

Karanganyar — Aktifitas ekonomi di sekitar lokasi kebakaran hutan di Cemoro Kandang dan Cemoro Sewu nyaris terhenti. Sebagian besar pedagang memilih tutup dan berjaga-jaga jika sewaktu-waktu api kembali membesar.

“Suami saya sudah lebih dari seminggu naik turun gunung melakukan pemadaman,” kata Suwarni, salah seorang warga Dusun Cemoro Sewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Magetan, Jatim.

Suwarni yang punya usaha warung makan mengatakan, sejak ditutupnya jalur pendakian di Cemoro Sewu akibat hutan terbakar, aktifitas pendakian otomatis berhenti total. Padahal, kebanyakan pengunjung yang datang ke warungnya adalah para pendaki.

“Saya tutup dulu sementara mas, jaga-jaga kalau api kembali membesar,” kata Suwarni.

Pedagang lainnya, Darsi menceritakan, jika kondisi normal sepanjang jalan dari Gondosuli, Karanganyar sampai Desa Ngancar, Plaosan, Magetan dipenuhi pedagang. Mayoritas mereka berdagang bakso penthol juga stroberi hasil pertanian penduduk setempat.

“Sebagian besar mereka tutup sementara,” kata Darsi.

Pernyataan berbeda keluar dari Mbah Mo pemilik warung didepan pos pendakian Cemoro Kandang, menurutnya warung miliknya tambah ramai sejak terjadi kebakaran hutan lawu. Meskipun jalur pendakian ditutup namun jumlah relawan yang makan di warungnya meningkat.

“Relawan yang datang tambah banyak, pengunjung yang ungin melihat kebakaran juga tambah banyak. Warung jadi tambah ramai,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge