0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dinas Lempar Tanggungjawab, Galian C Ilegal Melenggang

timlo.net/nanin

Aktivitas penambangan galian c di Dusun Dawung, Desa Sempu, Andong, masih beraktivitas meski tanpa perijinan

Boyolali — Tak kunjung ada tindakan tegas, sejumlah aktivitas penambangan galian C illegal di Boyolali terus beroperasi. Sementara instansi terkait saling lempar tanggung jawab dan saling menunggu. Salah satunya adalah aktivitas penambangan galian C illegal di Dukuh Dawung, Desa Sempu, Andong.

“Kita belum bisa berbuat banyak, masih lakukan koordinasi dengan DPU ESDM dan Balai ESDM,” ujar Kepala Satpol PP Boyolali, Choirudin, Jumat (30/10).

Menurut Choirudin, koordinsi diperlukan mengingat kewenangan terkait ijin penambangan dan pembinaan pada pelaku penambangan ada di dua instansi tersebut.

Disisi lain, Kapolres Boyolali, AKBP Budi Sartono mengungkapkan, tidak bisa semena-mena melakukan penindakan pada pelaku penambangan illegal, meski banyak desakan dari masyarakat agar Polres turun tangan. Pasalnya, untuk melakukan penertiban penambangan illegal ada di dinas terkait pemerintah daerah. Selain itu, dalam penindakan pihaknya juga harus melihat kultur masyarakat.

“Jangan sampai ada gejolak setelah ada penindakan, baru kalau meresahkan kita lakukan penindakan,” tambah Kapolres.

Sementara itu menurut Kepala Bidang Energi Sumber Daya Mineral DPU ESDM, Sarjuatmoko, dari puluhan aktivitas penambangan di Boyolali, baru enam penambangan yang memiliki ijin lengkap. Sedang sisanya adalah illegal. Enam penambangan legal tersebut, penambangan galian C pasir dan batu di Desa Lanjaran Musuk, penambangan andesit di Desa Ngaglik, Sambi, dua penambangan tanah urug di Desa Sendangrejo, Klego, kemudian penambangan tanah urug di Kenteng, Nogosari dan di Desa Manggung, Kecamatan Ngemplak.

“Untuk yang di Sempu sama sekali belum ada ijinya,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge