0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hewan Penghuni Hutan Lawu Migrasi

timlo.net/nanang rahadian

Pemadaman kebakaran Lawu

Karanganyar — Kebakaran hutan di Gunung Lawu ternyata berdampak juga pada puluhan bahkan ratusan hewan penghuni hutan. Mereka bermigrasi mencari tempat yang lebih aman. Bahkan tidak jarang hewan langka macam harimau kumbang, lutung, kera, kijang terlihat relawan bergerak ke hutan yang masih aman.

“Sisi bagian utara gunung Lawu, banyak hutan yang masih lebat, dan itu menjadi habitat banyak hewan. Bahkan macan kumbang masih sering ditemui penduduk sekitar,” kata Budi Santoso, relawan Anak Gunung Lawu (AGL), Jumat (30/10).

Biasanya, lanjut Budi, hewan yang habitatnya terbakar secara naluri akan menyelamatkan diri mencari tempat yang aman. Saat ini tempat yang aman dengan vegetasi masih alami adalah di sekitar gunung lawu bagian utara dan perbukitan Tlogodringo, Desa Gondosuli, Tawangmangu.

“Banyak kera ekor panjang yang semula habitatnya di sekitar pos 1 menyeberang menuju ke hutan di perbukitan Tlogodringo,” jelas Budi.

Budi menambahkan, untuk harimau kumbang menurut laporan sejumlah warga, paling serung ditemui di atas Taman Hutan Rakyat (Tahura) Kecamatan Ngargoyoso. Budi tidak bisa memastikan kemana satwa penghuni sekitar RPH Tambak bermigrasi.

“Paling dekat dan aman adalah sekitar hutan Lawu di wilayah Jenawi. Maupun perbatasan dengan Ngawi Jawa Timur,” kata Budi.

Salah seorang warga Dusun Cemoro Sewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan Magetan, Agus menceritakan, dirinya mendengar suara seperti orang berteriak-teriak bahkan seperti menangis saat melakukan pemadaman di sekitar pos 1. Dia memperkirakan suara tersebut adalah suara sejumlah kera ekor panjang yang habitatnya terbakar.

“Tapi saya nggak tahu kera-kera itu akhirnya mati atau berpindah tempat,” jelas Agus.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge