0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan: Gedung Parkir Mestinya di Pinggir Kota

IMG_20151030_093933
RTH Kota Barat yang direncanakn untuk gedung parkir ()

Solo —  Kalangan Komisi II DPRD Solo menegaskan revisi Perda No 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tidak bisa dilakukan jika hanya untuk merealisasikan rencana pembangunan gedung parkir di Lapangan Kota Barat. Namun demikian, revisi Perda memungkinkan dilakukan secara menyeluruh sesuai perkembangan kota.

“Intinya Perda RTRW bisa direvisi menurut perkembangan kota. Tetapi,  bukan berarti revisi untuk menyesuaikan rencana itu (pembangunan gedung parkir). Revisi dilakukan sesuai perkembangan kabupaten/kota secara menyeluruh,” kata Ketua Komisi II DPRD Solo, YF Sukasno kepada Timlo.net, Jumat (30/10) di gedung dewan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejumlah kalangan mengingatkan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo terkait rencana pembangunan gedung parkir di Lapangan Kota Barat dan Sriwedari. Rencana pembangunan gedung parkir di Lapangan Kota Barat menyalahi Perda RTRW dimana kawasan Kota Barat ditetapkan sebagai kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), bukan untuk perparkiran. Di sisi lain, Dishubkominfo beralasan Perda RTRW bisa direvisi.

Sukasno mengakui, Solo membutuhkan lahan parkir. Namun demikian, pemilihan lahan parkir semestinya melalui kajian cermat dan menyeluruh. Pembangunan gedung parkir juga sebaiknya tidak mengurangi RTH mengingat RTH juga vital bagi kota.

Sukasno menyarankan agar dinas terkait lebih mengutamakan penegakan Perda No 8 Tahun 2009 tentang Bangunan yang mengamanatkan setiap bangunan menyediakan space parkir.

“Mestinya itu (penegakan Perda) dulu, sebelum gedung parkir. Mau dibuat gedung parkir, akan terus kurang. Karena yang punya usaha tidak menyediakan space parkir,” bebernya.

Hal senada disampaikan anggota Komisi II DPRD Solo, Ginda Ferachtriawan. Mengingat dalam Perda RTRW sudah disebutkan kawasan Lapangan Kota Barat untuk RTH, semestinya Dishubkominfo mencari lokasi lain pembangunan gedung parkir.

“Apalagi di Pasal 32 Perda RTRW itu disebutkan juga kawasan lokasi parkir di pinggir kota. Lokasinya di Kelurahan Sondakan, Joyontakan, Pucangsawit dan Mojosongo. Mestinya itu dulu yang dibidik,” terangnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge