0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hari Sumpah Pemuda, 15 Pasangan Kepergok ’Upacara’ di Hotel Melati

merdeka.com

Pasangan muda-mudi ketangkap ngamar di hari sumpah pemuda

Timlo.net — Sebanyak 15 pasangan terjaring razia Satpol PP Kabupaten Kendal di dua hotel melati di Kaliwungu Rabu (28/10). Kelima belas pasangan bukan suami istri ini, sebelum dibawa ke kantor Satpol PP dilakukan tes urin oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kendal.

Pasangan yang terjaring ini akan dikenakan tindak pidana ringan dan akan diberi peringatan dan pengarahan dari petugas. Sasaran pertama razia ini adalah hotel Roro di jalan lingkar Kaliwungu.

Di hotel melati ini petugas mengetuk satu persatu kamar, yang dihuni tamu bersama pengurus hotel. Sejumlah tamu nampak kaget saat petugas memintanya menunjukkan kartu tanda pengenal dan keluar dari kamar.

Dari hotel Roro ini, tujuh pasangan muda mudi yang sedang di dalam kamar didata dan dibawa menggunakan truk patroli Satpol PP. Sebelum dibawa ke kantor , tujuh pasangan ini menjalani tes urin yang dilakukan Badan Nasional Narkotik Kabupaten (BNNK) Kendal.

Satu persatu pasangan yang terjaring razia ini menjalani tes urin dengan pengawalan ketat petugas. Tujuh pasangan yang terjaring razia tidak dapat menunjukan surat nikah atau keterangan suami istri, sehingga petugas membawanya ke kantor untuk menjalani pemeriksaan.

Usai merazia hotel Roro, petugas kemudian melanjutkan razia ke hotel Kaliwungu yang jaraknya tidak jauh dari hotel pertama. Di hotel ini petugas kembali menjaring delapan pasangan bukan suami istri, yang kebanyakan muda mudi. Satu pasangan mencoba kabur namun berhasil dicegat petugas dan langsung didata.

Sama dengan di hotel Roro, pasangan yang terjaring razia di hotel Kaliwungu juga menjalani tes urin. Kasatpol PP Kendal, Toni Ari Wibowo mengatakan, razia ini menjaring pasangan yang tidak resmi bertindak mesum di dalam hotel.

“Razia sengaja dilakukan siang hari mengingat banyak pasangan muda-mudi yang memanfaatkan waktu siang hari ini untuk berbuat mesum di dalam hotel,” katanya.

Lima belas pasangan ini kemudian menjalani pemeriksaan petugas di kantor Satpol PP. Pasangan yang kali pertama terjaring razia akan dibina dan diberi peringatan dengan mendatangkan keluarganya.

“Sedangkan pasangan yang lebih dari sekali terjaring razia akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan,” imbuh Toni.

Sementara itu, salah satu peerempuan yang terjaring mengaku hanya beristirahat saja tidak berbuat apa-apa.

“Saya ngga ngapa-ngapain mas, cuman istirahat di dalam sama pacar saya,” ujar wanita berkurudung bernama Nurida, warga Putat Gede, Pegandon ini.

Sedangkan Rika, hanya bisa pasrah ketika tidak bisa menunjukkan identitasnya ketika diperiksa petugas. Wanita asal Pontianak ini mengaku sedang berada di kamar dengan pria yang diketahui pasangan selingkuhnya.

“Baru kali ini ke Kendal, pagi tadi habis dijemput dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dan langsung dibawa ke hotel,” akunya.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge