0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lerai Orang Tua Cek-cok, Bocah Ini Tewas Kena Pukulan Sang Bapak

merdeka.com

Rumah Afrianto

Timlo.net — Peristiwa tragis terjadi di Desa Geneng RT 03/ RW I Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Seorang anak remaja bernama Afrianto (15) tewas, dan ibunya bernama Siti Hadroh (37) kritis di RSUD Kartini Jepara, usai dianiaya secara sadis oleh ayah kandungnya sendiri bernama Seraju (45).

Kedua korban mengalami luka parah di bagian kepala hingga mengalami pendarahan otak. Belum ada yang mengetahui pasti motif Seraju menganiaya keduanya sebab peristiwa itu terjadi di dalam rumah. Sejumlah saksi hanya melihat korban telah terkapar dengan dilumuri darah.

Informasi yang dikumpulkan, Afrianto (15) mulanya ingin melerai perkelahian ibunya dan sang ayah. Tapi nahas, justru Arfianto ikut menjadi korban hingga meninggal dunia.

“Saya yang melihat pertama kali korban sudah terkapar di dalam rumah. Awalnya, saya mendengar suara minta tolong dari dalam rumah, kemudian saya samperi dan mengetahui kedua korban,” kata seorang tetangga, Nur Sahid, Jakarta, Rabu (28/10).

Menurutnya, sebelum peristiwa itu terjadi, malam harinya keluarga itu masih terlihat harmonis. Tetangga sempat melihat Seraju, istri dan anaknya nonton bersama.

Tapi tak disangka, pagi harinya keributan terjadi hingga ada penganiayaan sadis. Para tetangga yang mengetahui kejadian itu membawa korban ke RSUD Kartini.

Dokter di RSUD Kartini, Nur Hayati mengatakan, kedua korban mengalami luka parah di bagian kepala. Dari hasil pemeriksaannya, luka yang dialami korban terkena hantaman benda tumpul.

“Lukanya parah di bagian kepala, dan terjadi pendarahan. Sang anak tidak dapat diselamatkan, dan ibunya masih kritis,” kata Nur Hayati.

Mengetahui kondisi tersebut, pihak kepolisian setempat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun sayang, pelaku sudah terlanjur melarikan diri, sedangkan di lokasi, polisi belum menemukan barang bukti utama kasus tersebut yang digunakan memukul hingga menghilangkan nyawa.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Belum bisa kami simpulkan apa-apa. Pelaku melarikan diri,” kata Kasatreskrim Polres Jepara, AKP I Wayan Suhendar.

[lia]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge