0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Massa Pendukung Aman To dan Yuni-Dedy Bentrok

Petugas Polres Sragen dan TNI membuat pagar betis untuk mengamankan debat publik calon Bupati Sragen di depan Gedung Kartini, Rabu (28/10).

Sragen – Debat publik calon Bupati Sragen diwarnai aksi bentrok massa antara pendukung Agus fatchur Rahman-Djoko Suprapto (Aman To) dengan pendukung Yuni-Dedy di depan Gedung Kartini, Jalan Raya Sukowati Sragen, Rabu (28/10). Aparat Polres Sragen yang mengamankan jalannya debat secara sigap bertindak sehingga sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

“Dimana-mana nomor 2 dan 3 ini selalu berkompetisi. Massanya sekitar ribuan, laporan dari Kecamatan tiap paslon saja mengirim 100 sampai 200 orang. Untung polisi sigap. Kita apresiasi kinerja mereka,” kata Koordinator Divisi Penanganan dan Penindakan Panwaslu Sragen, Heru Cahyono.

Bentrokan dipicu adanya saling ejek untuk menjatuhkan calon bupati masing-masing. Untuk mengantisipasi terjadi bentrok susulan, polisi dibantu TNI melakukan pagar betis dan memisahkan kedua kubu dengan mobil operasional Polres Sragen.

Sementara itu Kapolres Sragen, AKBP Ari Wibowo mengatakan, kendati sempat terjadi bentrok kecil, namun masih bisa dikendalikan. Pihaknya mengerahkan sekitar 430 personel untuk pengamanan debat publik ini. Dia menilai masing-masing pendukung paslon memang punya cara sendiri dalam menyampaikan dukungan.

“Tapi mereka masih bisa kita kendalikan, masih kooperatif,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge