0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lagi, Dua Pelanggaran Netralitas Mentok di Gakkumdu

timlo.net/nanin

Panwaslu sedang memeriksa yang diduga melanggar netralistas PNS

Boyolali — Panwaslu Boyolali kembali gigit jari, menyusul dua kasus pelanggaran netralitas yang melibatkan camat Nogosari, Wagino dan Kades Beji, Andong, harus dipeti eskan. Dua pelanggaran netralitas mentok di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Kasus tersebut tidak bisa masuk ranah hukum pidana.

“Tim tidak berani menindak lanjuti, selama prosedur standar operasional tidak diperbaiki,” ungkap Ketua Divisi Penindakan Panwaslu Boyolali, Taryono, Rabu (28/10).

Meski mentok di Gakkumdu, pihaknya tetap akan mengirimkan rekomendasi terkait sanksi adminitrasi dan mempertimbangkan untuk melaporkan temuan tersebut langsung ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK). Dijelaskan juga, tim pernah membahas masalah perbaikan dasar hukum dalam penanggan tindak pidana pemilu, bahkan Kejari Boyolali, Andi Murji Machfud, meminta Panwaslu mengirimkan surat ke Bawaslu untuk perbaikan prosedur standar operasional.

“Tapi nyatanya sampai sekarang belum ada perbaikan prosedur standar operasional tersebut,” tambah Taryono.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapillu) PKS Boyolali, Tugiman, menilai mandeknya setiap pelanggaran netralitas PNS dalam Pilkada justru beresiko menimbulkan konflik sosial akibat tidak puas dengan proses hukum.

“Sebaiknya penegak hukum tidak berbuat semaunya sendiri,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge