0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Debat Publik, Calon Petahana Kembali Diserang

timlo.net/agung widodo

Calon Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman

Sragen – Calon bupati (cabup) petahana, Agus Fatchur Rahman kembali diserang oleh tiga cabup lain dalam debat terbuka yang berlangsung di Gedung Kartini Sragen, Rabu (28/10). Beberapa sindiran dan pernyataan secara lugas ditujukan terhadap Agus dalam setiap sekmen debat publik. Mulai dari penataan birokrasi hingga hubungan antara bupati-wakil bupati menjadi sasaran empuk untuk menyerang Agus.

“Penataan pejabat harus berasal dari asli putra daerah, bukan orang yang berada di luar Sragen bisa menjadi pejabat di sini,” kata cabup nomor 3, Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam sekmen closing statemen.

Sedangkan nomor urut 3, Jaka Sumanta menyatakan kembali sindirannya terhadap pengentasan kemiskinan yang telah diupayakan Pemkab Sragen selama 15 tahun terakhir. Kendati telah berjalan, namun ternyata angka kemiskinan masih dinilai tinggi.

“Namun kita tak perlu mencari kambing hitam kalau Sragen termasuk zona merah kemiskinan. Karena di Sragen memang sulit untuk mencari kambing warna hitam,” kata Jaka sedikit melawak.

Tidak mau kalah, cabup nomor urut 1, Sugiyamto mengatkan, seorang bupati harus sebagai negarawan dan tidak menerapkan politik balas dendam saat memimpin.

“Karena ini jelas tidak bagus. Kalau nanti dalam memilih pejabat didasarkan atas rasa suka dan tidak suka. Bukan karena kualitas yang dimiliki PNS,” katanya.

Sementara calon petahana, Agus Fatchur Rahman menyatakan, untuk mengurangi angka kemiskinan secara drastic memang tidak mudah. Disebutkan, ketika awal dirinya memimpin angka kemiskinan di Sragen mencapai 18%. Sedangkan dalam 4 thun terakhir ini angka tersebut sudah turun menjadi 15,02%. Pendirian kantor UPTPK Sragen dinilai menjadi solusi dari problem kemiskinan di bumi sukowati.

“Orang boleh melecehkan keberadaan UPTPK. Namun kenyataannya kantor itu menjadi rujukan nasional dan diakui oleh PBB,” kata Agus.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge