0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sakit Lumpuh 4 Tahun, Kakek Ini Dikira Meninggal

merdeka.com

Kakek Samsul Muarif

Timlo.net — Selama 4 tahun lamanya tidak terlihat keluar rumah, Samsul Muarif disangka sudah meninggal oleh warga setempat di lingkungan banjar Ketapang, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana di Bali. Itu karena, kakek usia 69 tahun ini hanya dapat tergolek lemah tak berdaya akibat kelumpuhan yang dialaminya.

Dalam gubuknya yang reot, Samsul hanya bisa terbaring lemas diatas dipan beralaskan kasur kapuk usang. Seisi rumah nampak bau pesing dan bau kotoran.

Maklum selama empat tahun, ia tidak pernah dimandikan. Bahkan untuk buang air kecil dan besar dilakukan di tempat tidur. Kesehariannya, kakek Samsul diasuh oleh anak tirinya. Namun tidak dimandikan, hanya dibasuh saja.

Selama empat tahun, Samsul hidup menyendiri sejak istrinya meninggal. Samsul yang menikahi janda beranak satu ini tidak dikarunia anak kandung, sehingga anak tirinya juga tidak sepenuhnya bisa merawat dirinya.

“Untuk makannya memang saya yang memberikan tiap harinya. Setiap hari saya hanya sekedar membasuh lap basah tubuh bapak,” ungkap Mardina, anak tiri Samsul Selasa (27/10).

Diakui Mardiana bahwa ia selama ini tinggal bersama suaminya dan sudah dikaruniai anak. Lantaran hidupnya juga pas-pasan sehingga tidak bisa fokus mengasuh ayah tirinya ini. Dirinya berharap uluran tangan dari pemerintah setempat untuk bisa menyalurkan ayah tirinya ini dalam perawatan.

“Kami sendiri hidup pas-pasan karena penghasilan suami saya tidak menentu sebagai nelayan, jelas kewalahan mengurus bapak,” imbuhnya.

Ironisnya warga sekitar justru tidak mengetahui keberadaan kakek Samsul yang sakit lumpuh karena lama tidak kelihatan. Sejumlah tetangga justru mengira kakek Samsul sudah meninggal.

“Kami baru tahu kalau kakek Samsul sedang sakit, karena tidak ada yang memberi tahu. Pintunya juga sering tertutup. Tau anak tirinya datang, kami kira untuk bersih-bersih rumah. Aduh, mulai sekarang kami ikut memperhatikan dia,”” kata salah seorang tetangga Samsul.

[eko]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge