0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UMK Wonogiri 2016, Naik 13,9 Persen

Ristanti (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri – Jika disetujui Gubernur Jateng, upah minimum kabupaten (UMK) di Wonogiri tahun 2016 naik 13,9 persen. Dari sebelumnya Rp 1.101.000 perbulan, naik menjadi Rp 1.255.000 perbulan.

Tinggal menunggu ditetapkan oleh Gubernur. Kita sudah usulkan kepada gubernur sejak awal Oktober lalu,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi (Disnakertrans) Wonogiri, Ristanti, Selasa (27/10).

Usulan ini, lanjut dia, telah melalui rapat Dewan Pengupahan Kabupaten (DPKab) pada September lalu. Pihak pengusaha, buruh, serta pemkab setempat mencapai kesepakatan. Kedian hasilnya dikirimkan kepada Gubernur Jateng, untuk mendapat persetujuan.

“Penetapan UMK dilakukan paling lambat 21 November mendatang. Kami masih menunggu apakah usulan UMK Wonogiri disetujui atau direvisi,” lanjutnya.

Dia memaparkan, iklim usaha di Kabupaten Wonogiri sangat baik. Selama ini, Wonogiri kondusif, tidak pernah ada demo, dan tenaga kerjanya juga sangat ulet. Sehingga hal itu dapat menciptakan daya tarik bagi investor.

Dengan adanya stabilitas iklim usaha tersebut, dia meyakini akan semakin banyak perusahaan atau investor yang berdatangan ke Wonogiri. Perusahaan marginal juga ikut merasakan dampak positifnya.

“Ke depan multiplayer effect-nya akan terasa. Kemampuan perusahaan untuk menggaji karyawan akan lebih besar, sehingga UMK Wonogiri bisa lebih tinggi, ” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge